Pixel Code jatimnow.com

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pemukulan Pakai Tongkat Baseball di Surabaya

Editor : Redaksi  
Pria berkacamata yang dipukul pakai tongkat baseball di Surabaya (Foto: Tangkapan layar video viral))
Pria berkacamata yang dipukul pakai tongkat baseball di Surabaya (Foto: Tangkapan layar video viral))

jatimnow.com - Polisi menyebut bahwa identitas pelaku yang memukul pria berkacamata menggunakan tongkat baseball di Surabaya telah dikantongi.

"Unit Jatanras telah kami terjunkan untuk merespon laporan korban. Hari ini pada 10 November telah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi dan korban untuk mengumpulkan alat bukti," terang Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana, Kamis (10/11/2022).

Alumni Akpol Tahun 2004 itu menyatakan bahwa pihaknya telah mengantongi identitas pelaku.

"Identitas sudah kami kantongi dan akan kami lakukan penangkapan serta proses hukum terhadap pelaku dugaan penganiayaan tersebut," tambah Mirzal.

Baca juga:
Satlantas Polres Tulungagung Pasang Pintu Pengaman di Pos Polisi

Video berisi aksi cekcok mulut antara dua pria berujung pemukulan menggunakan tongkat baseball itu viral di media sosial (medsos). Peristiwa disebut terjadi di Surabaya.

"Mohon bantuan untuk diviralkan kejadian di Indomart dekat Widya Mandala, supaya pelaku segera ditangkap, sudah laporan polisi," bunyi caption dari video viral itu.

Baca juga:
Viral Video Cek Cok Sopir Travel dan Taksi di Bandara Malang, Ini Penyebabnya

Dalam video berdurasi 35 detik tersebut, tampak seorang pria berbaju kuning dan pria berkacamata cekcok mulut. Perdebatan kedua pria itu direkam oleh seseorang dari dalam mobil.

Setelah beberapa saat cekcok, pria berbaju kuning tiba-tiba memukulkan tongkat baseball yang dipegangnya ke wajah pria berkacamata tersebut.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam