Pixel Code jatimnow.com

Kerusakan Terumbu Karang di Pesisir Laut Jatim Disebut 60%, Adopsi Digencarkan

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Farizal Tito
Gerakan adopsi dan perawatan terumbu karang di Jawa Timur (Foto: Unair for jatimnow.com)
Gerakan adopsi dan perawatan terumbu karang di Jawa Timur (Foto: Unair for jatimnow.com)

jatimnow.com - Gerakan adopsi dan perawatan 7.700 terumbu karang dilakukan Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair) bersama pemerintah provinsi (pemprov) dan POSSI Jatim.

Kegiatan pada Sabtu (12/11/2022) itu dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan dasar laut Situbondo.

Sekdaprov Jatim, Adhy Karyono dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka memperingati HUT ke-50 IKA Unair dan Hari Jadi ke-77 Provinsi Jawa Timur.

"Dengan adopsi terumbu karang ini, maka kami ingin menjaga biota laut yang ada di dasar laut Pantai P Liengan. Dengan demikian bisa menghasilkan ikan yang berkualitas untuk masyarakat Situbondo," ujar Adhy dalam siaran pers yang diterima jatimnow.com, Minggu (13/11/2022).

Menurutnya, adopsi terumbu karang ini melibatkan sekitar 80 penyelam dari Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jatim.

"Hampir 60 persen pesisir laut Jawa Timur ini rusak. Oleh karena itu, perlu adanya gerakan adopsi terumbu karang," jelas Adhy.

Adhy menjelaskan bahwa berdasarkan data yang dihimpun Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim, kerusakan terumbu karang sudah mencapai 60% dari keseluruhan luas perairan Jatim yang mencapai 118 ribu hektar.

Baca juga:
Fenomena Gerhana Bulan Total Terlihat di Surabaya, Jam Berapa?

"Maka perlu adanya gerakan untuk memelihara terumbu karang ini. Salah satunya adalah menanam mangrove dan adopsi terumbu karang," terangnya.

Disampaikan Adhy, rusaknya ekosistem terumbu karang sendiri sifatnya mengganggu fungsi-fungsi ekologis yang sangat penting bagi biota laut, seperti hilangnya tempat hidup berbagai spesies ikan bernilai ekonomis tinggi.

Selain itu, keberadaan terumbu karang juga sebagai peredam ombak yang bisa mengurai energi ombak saat sampai ke pantai. Terumbu karang juga berfungsi sebagai pelindung pantai terhadap abrasi air laut.

Sementara Ketua 7 IKA Unair, Mirza Muttaqien mengatakan, gerakan penanaman terumbu karang sudah cukup banyak dilakukan, tapi gerakan atau monitoring perawatan terumbu karang bawah laut masih minim.

Baca juga:
Dear Warga Pesisir, Bila Ada Kejadian Darurat di Laut Hubungi Nomor Ini

"Karena terumbu karang berbeda dengan tanaman darat. Karena terumbu karang dalam satu tahun hanya bisa tumbuh sekitar 1 centi," jelas Mirza.

Mirza menyebut, apdosi terumbu karang ini menandai adanya gerakan monitoring atau perawatan terumbu karang.

"Yang mulai akan kita rawat ada 7.700 terumbu karang di dasar laut Pantai Pasir Putih agar bisa tumbuh sebagaimana mestinya. Perawatan yang maksimal yakni satu bulan sekali," pungkas Mirza yang juga menjabat sebagai Ketua Umum POSSI Jatim itu.