Pixel Code jatimnow.com

Berkat Anabul, Pria di Ponorogo Dapatkan Pasangan Hingga Cuan

Editor : Rochman Arief Reporter : Mita Kusuma
Arya Fathurohman menunjukkan salah astu kucing di belakang rumahnya yang disulap menjadi salon kucing. (foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Arya Fathurohman menunjukkan salah astu kucing di belakang rumahnya yang disulap menjadi salon kucing. (foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kegemaran terhadap anabul (sebutan kucing) membawa Arya Fathurohman warga Kabupaten Ponorogo, meraih cuan banyak. Bonusnya, pria berusia 19 tahun ini mendapatkan pasangan hidup. Lho kok bisa?

“Iya dapat istri, sekarang anaknya malah sudah dua (sambil menunjukkan kucing),” ujar Arya sambil tertawa ketika membuka percakapan dengan jatimnow.com, Jumat (18/11/2022).

Jatimnow.com mencoba berkunjung ke rumah Arya, yang difungsikan sebagai salon, tepat di belakang rumah. Di sana terlihat beberapa kucing milik pelanggannya yang hendak digroming atau dimandikan khusus salon kucing.

Beberapa pelanggan juga datang ke rumahnya di Jalan Yos Sudarso. Customer yang datang umumnya menitipkan anabul, kemudian diambil setelah selesai digroming.

Iphied, sapaan akrab, Arya Fathurohman mengatakan ia sekadar suka dengan kucing sejak kecil. Namun sejak tahun 2017 hatinya terketuk untuk memelihara kucing.

Saat itu, bapak dua anak ini menemukan kucing di jalanan yang sedang sakit. Ia melihat kucing itu butuh pertolongan. Rasa kasihan itulah yang mendorongnya membawa pulang sang kucing. Ia kemudian merawat dengan cara otodidak.

Dari situ, ia mencoba memulai memelihara kucing ras. Ia membeli kucing ras minusan seharga Rp350 ribu. Duit yang ia gunakan hasil menabung sebagai karyawan swasta untuk membeli kucing ras.

Perlahan, lanjutnya, kucing miliknya di-upgrade ke jenis Persia tingkat tengah. Selanjutnya ia mengembangkan perawatan groming mandi atau salon kucing.

Baca juga:
Koalisi Organisasi Profesi Kesehatan di Ponorogo Tolak RUU Omnibus Law

Iphied saat memandikan kucing milik salah satu pelanggannya. (foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)Iphied saat memandikan kucing milik salah satu pelanggannya. (foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Dia pun rela sekolah perawatan kucing, dan hasilnya membuka salon perawatan. Dalam sehari, bapak dua anak ini hanya membatasi tujuh kucing yang ia groming.

Jika lebih dari tujuh ekor, Iphied memilih untuk mengerjakan keesokan harinya. Menurutnya itu adalah salah satu caranya menjaga kualitas.

Beberapa usaha lain yang ia geluti adalah jasa kawin kucing, lepas adopsi, menerima penitipan kucing, sampai cat show.

Baca juga:
55.845 Kepala Keluarga di Ponorogo Bakal Terima STB Gratis

“Total dari sekadar hobby ia bisa mendapatkan duit minimal Rp6 juta. Tetapi juga bisa sampai Rp10 juta kalau mau full,” tegasnya.

Bonus lain adalah ketemu jodoh. Istrinya juga calon pembeli kucing saat itu. Tetapi tidak memiliki uang yang cukup, sehingga hanya membeli ke tempat yang sesuai budget.

Dari situ, Iphied sering berkomunikasi, hingga memberanikan datang ke rumah orang tua wanita yang kini menjadi istrinya.