Pixel Code jatimnow.com

Saat Dewanti Ceritakan Potensi Kota Batu pada Wartawan se Indonesia

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Galih Rakasiwi
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko saat mengalungkan medali pada pemenang cabor bridge di Porwanas XIII 2022 (Foto-foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko saat mengalungkan medali pada pemenang cabor bridge di Porwanas XIII 2022 (Foto-foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XIII 2022 untuk cabong olahraga (cabor) catur dan bridge yang digelar di Kota Batu selesai.

Dalam cabor catur ini, medali emas kategori perorangan diraih oleh Jawa Barat, perak oleh Kalimantan Tengah (Kalteng) serta perunggu diraih Riau dan Yogyakarta.

Sedangkan untuk kategori beregu, medali emas diraih Kalimantan Selatan, Perak-Kalteng, serta perunggu diraih Sumatera Utara dan Lampung.

Kemudian untuk cabor bridge, dalam kategori beregu Jawa Barat berhasil mengalungkan medali emas, disusul Lampung dengan medali perak dan medali perunggu disabet Kalimantan Timur (Kaltim). Sedangkan kategori pasangan, Jawa Barat meraih medali emas, perak oleh Lampung dan medali perunggu diraih Kaltim.

Pada hari terakhir pelaksanaan, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko berkesempatan mengalungkan medali kepada para pemenang. Pengalungan dilaksanakan bersamaan dengan agenda gala dinner di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani.

Gala dinner pada Kamis (24/11/2022) malam itu turut dihadiri Forkopimda, Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim, Ketua PWI Malang Raya Cahyono dan Ketua KONI Kota Batu Mahfud serta sekitar 250 kontingen.

Dalam kesempatan itu, Dewanti menceritakan potensi wisata Kota Batu.

"Terima kasih atas kehadirannya. Semoga pertandingan yang digelar di Kota Batu berkesan karena udara yang dingin, cuaca hujan, dan banyaknya obyek wisata bisa dikenang oleh setiap orang," tutur Dewanti dalam siaran pers yang diterima jatimnow.com, Jumat (25/11/2022).

Baca juga:
Tim Futsal SIWO PWI Jatim U-35 Target Medali Emas di Porwanas XIII 2022

Dewanti juga meminta masukan agar Kota Batu lebih baik lagi. Sebaliknya ketika ada hal baik bisa disiarkan kepada khalayak melalui media masing-masing.

"Bagaimana Kota Batu, besok-besok datang lagi kemari. Tolong ditulis dan dipublish ya, biar Kota Batu semakin ramai dikunjungi wisatawan," katanya.

Sementara Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim menjelaskan jika pelaksanaan Porwanas di Malang Raya diikuti sekitar 6000-7000 orang. Sedangkan 300 peserta dari 16 provinsi mengikuti cabor catur dan bridge di Kota Batu.

"Kami mohon maaf kalaupun yang stay dan bertanding tidak sampai 300 di Kota Batu. Tapi seluruh rombongan kontingen dari masing-masing provinsi tumplek blek di Malang Raya sekitar 6000-7000 orang. Saya yakin lebih dari 70 persen berkunjung ke Kota Batu karena luar biasa," bebernya.

Menurut Lutfil, seluruh atlet yang bertanding di Porwanas kali adalah wartawan asli, bukan abal-abal. Sehingga kontingen yang bertanding dipastikan akan menulis potensi yang ada di Malang Raya, khusunya di Kota Batu.

"Bukan hanya destinasi wisata, tapi peluang investasi yang ada di Malang Raya," ujarnya.

Perwakilan Kontingen Jatim, Zaeni mewakili seluruh kontingen catur dan bridge menyampaikan terima kasihnya atas gala dinner yang difasilitasi Pemkot Batu itu. Katanya, kegiatan tersebut menjadi sebuah sejarah, karena pengalungan medali dilakukan oleh walikota.

"Kami haturkan terima kasih mewakili seluruh kontingen catur dam bridge. Ini sejarah tersendiri karena pengalungan medali oleh walikota. Semoga ini menjadi cikal bakal dan dicontoh bagi kota lainnya di Porwanas XIV selanjutnya," tandasnya.