Pixel Code jatimnow.com

Viral Warga Bawa Keranda Jenazah Terjang Sungai, Ini Kata Lurah

Editor : Rochman Arief Reporter : Mita Kusuma
Sungai yang digunakan warga menyeberangkan jenazah menuju TPU Kadipaten, Ponorogo. (foto: Patria for jatimnow.com)
Sungai yang digunakan warga menyeberangkan jenazah menuju TPU Kadipaten, Ponorogo. (foto: Patria for jatimnow.com)

jatimnow.com - Masih ingat warga Ponorogo yang membawa keranda jenazah menerjang sungai. Aksi sosial itu kemudian direkam dan videonya viral di media sosial pada Sabtu (26/11/2022) kemarin.

Dalam video yang diunggah disebutkan lokasi berada di Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan. Hal ini dibenarkan Lurah Kadipaten, Arifian Widarto.

“Sudah jadi kebisaan warga yang ingin dimakamkan ke makam Gedong melintasi sungai Semblumbung,” kata Arifian Widarto, Minggu (27/11/2022).

Ia menambahkan jika sebenarnya ada tempat pemakaman umum (TPU) yang baru. Lokasi itu tidak mengharuskan warga menyeberang sungai untuk mengkases ke pemakaman umum anyar.

Hanya saja ada warga yang memilih dimakamkan di lokasi lama untuk disandingkan kakek buyut atau leluhur.

Baca juga:
Mencicipi Seker Bulgodang, Kuliner Favorit Sekitar Kampus IAIN Ponorogo

”Nah lokasinya itu di makam Gedong. Tapi namanya prosesi pemakaman, tidak bisa dipaksakan. Kami sebagai pemerintah tidak bisa memaksa warga,” kata Arifian.

Menurutnya akses ke makam Gedong yang paling dekat adalah melintasi sungai. Sebab warga bisa langsung menuju pemakaman tidak perlu memutar.

Selain itu, warga setempat sudah membangun dua kali jembatan sesek. Hanya saja, jembatan yang dibangun secara swadaya itu hanyut diterjang banjir.

Baca juga:
DPRD Ponorogo Tak Setujui Rencana Pemkab Kembali Pinjam Dana PEN

Menurutnya, pemerintah kelurahan bakal mengakukan permohonan pembangunan jembatan ke Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Setidaknya untuk memudahkan warga mengakses ke makam Gedong

"Setelah ini saya akan mengajukan ke pemkab untuk membangun jembatan, entah jembatan permanen atau jembatan gantung," tandas Arifian.