Pixel Code jatimnow.com

Putri Anak Indonesia Budaya Berbagi Ilmu Modeling di Kota Mojokerto

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Achmad Supriyadi
Putri Anak Indonesia Budaya Karina Aliya Afandi saat menilai para peserta (Foto-foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Putri Anak Indonesia Budaya Karina Aliya Afandi saat menilai para peserta (Foto-foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Putri Anak Indonesia Budaya, Karina Aliya Afandi membagikan ilmu modeling dan mengajak melestarikan kebudayaan kepada anak-anak di lantai 3 Sunrise Mal, Kota Mojokerto.

Dalam acara Indonesia Model Ambassador ini terdapat dua kategori, yaitu A untuk anak-anak umur 11 tahun ke bawah dan B untuk anak usia 12 hingga 14 tahun.

Kategori A diikuti 25 anak dan kategori B terdapat 15 peserta. Karina Aliya Afandi terlihat sangat cantik dengan mengenakan gaun berwarna putih dan mahkota Putri Anak Indonesia titel Budaya.

"Tadi ada manajemen Andima Fest membuat event anak nyanyi, top model, juga ada lomba mata pelajaran matematika, sains dan lainnya. Kalau saya juri untuk Indonesia model ambassador," ujar Karina usai lomba, Minggu (11/12/2022).

Pelajar kelas VII SMP Elyon Christian Scholl Surabaya dan dua juri lainnya sangat serius dalam menilai para peserta yang berjalan di atas catwalk.

"Penilaiannya dari kosong sampai seratus. Kalau yang bagus kita kasih nilai seratus dan kalau tidak terlalu bagus ya nilainya 65 lah," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, putri dari pasangan Leo Christian Afandi dan Sherly Setiono juga memberikan sedikit ilmu untuk para peserta model dengan memperagakan berjalan di atas catwalk.

Baca juga:
Begini Putri Anak Indonesia Budaya Pengaruhi Anak Mojokerto

Pandangan mata gadis 12 tahun ini tak lepas dari para peserta model yang mengenakan pakaian batik dengan berbagai corak dan gaya.

"Batik-batik tadi yang dipakai mereka unik-unik, ada yang roknya bisa dibuka bisa rok panjang. Ada yang warna biru dan kuning, batik itu banyak macam dan bisa di modifikasi. Tadi ada peserta cowok satu memakai batik fest panjang," ungkapnya.

Karina merasa senang, karena dunia fashion tidak melupakan budaya, seperti batik untuk diperagakan di acara-acara seperti pemilihan model.

"Senang, batik ini kan salah satu budaya Indonesia. Batik juga sudah mendunia, sebagai anak bangsa kita harus bangga dan tetap melestarikan ya salah satunya dengan menggunakan batik di acara seperti ini," jelas Karina seraya tersenyum.

Karina juga memberikan pesan kepada para peserta yang kurang beruntung agar tetap semangat dan terus berlatih.

"Pesan Karina, hari ini mereka melakukan sangat baik, menunjukkan confidence dan walaupun mereka kalau tapi bagi saya mereka semua sebagai pemenang," pungkasnya.

Untuk diketahui, pemenang Indonesia Model Ambassador akan mengikuti final di Surabaya pada Januari 2023.