Pixel Code jatimnow.com

Penumpang di Bandara Juanda Naik 5%, Pengelola Siagakan Posko Layanan Nataru

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Zainul Fajar
Aktivitas yang ada di Bandara Juanda. (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Aktivitas yang ada di Bandara Juanda. (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

jatimnow.com - Jelang hari libur Natal dan Tahun Baru 2023, persentase jumlah penumpang di Bandara Internasional Juanda naik hingga 5%. Kenaikan ini akan terus meninggi hingga mendekati hari Natal pada tanggal 25 Desember 2022.

General Manager Bandar Udara Internasional Juanda Sisyani Jaffar memaparkan bahwa dari data Angkasa Pura Satu hingga saat ini tercatat 33 ribu penumpang lebih yang melakukan penerbangan selama sehari.

Data tersebut naik 5 persen apabila dibandingkan dengan data harian yang sama pada Bulan November 2022 di minggu kedua yang rata-rata masih di angka 31 ribu penumpang per harinya.

Selain itu, pihaknya juga akan menyiapkan posko layanan khusus Nataru agar pelayanan di kawasan Bandara Juanda dapat maksimal

Baca juga:
Petugas Gabungan Bandara Juanda Gagalkan Pembarangkatan 87 TKW Ilegal

"Posko pelayanan Nataru akan dimulai sejak tanggal 19 Desember 2022 hingga 3 Januari 2023. Selama periode tersebut prediksi kami akan ada peningkatan jumlah penumpang sebesar 35 persen dengan asumsi tidak ada regulasi yang membatasi mobilitas pelaku perjalanan," ujarnya.

Lebih lanjut, Sisyani mengatakan hingga hari ini pihaknya juga belum menerima permintaan penambahan penerbangan atau ekstra flight dari beberapa maskapai yang ada.

Baca juga:
Penyelundupan 153 Ribu Butir Pil Koplo Melalui Bandara Juanda Digagalkan

Ia menyebutkan bahwa secara data, ada sedikitnya 238 total pergerakan pesawat per hari di Bandara Juanda.

"Untuk saat ini belum ada permintaan penambahan penerbangan dari maskapai yang sudah beroperasi. Namun per hari ini rencananya akan ada pembukaan rute baru menuju Jakarta dari maskapai Pelita Air yang beroperasi perdana di Juanda pada penerbangan berjadwal. Semoga kehadirannya dapat menambah pilihan penerbangan bagi para pengguna jasa," pungkas Sisyani.