Pixel Code jatimnow.com

Berdandan Ala Santa dan Elf, Mahasiswa Ubaya Bikin Kue Rendah Gluten

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Farizal Tito
Berdandan ala Santa dan Elf, mahasiswa Ubaya bikin kue rendah gluten (Foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)
Berdandan ala Santa dan Elf, mahasiswa Ubaya bikin kue rendah gluten (Foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ubaya Baking Center (UBC) membuat kue rendah gluten berbahan tepung Modified Cassava Flour (Mocaf), yang cocok disajikan saat perayaan Hari Raya Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

Namun saat pembuatan kudapan yang terbuat dari tepung mocaf, cokelat, sedikit gula yang dinamai chocolate fudge cake itu, tampak berpenampilan unik.

Lima orang pembuatnya itu terdiri dari dosen, laboran, mahasiswa Fakultas Teknobiologi Universitas Surabaya. Mereka berpenampilan nyentrik menggunakan kostum ala Santa Claus dan Elf.

Mereka adalah Dosen Penanggung Jawab UBC, Ardhia Deasy Rosita Dewi dibantu timnya dan 5 mahasiswa Fakultas Teknobiologi, yakni Vincent Marchiano, Nicholas, Shannon Stephanie Limawan, Yolanda Felicia, dan Ivan Edmundo.

Salah satu mahasiswa, Vincent Marchiano mengatakan, membuat kue rendah gluten merupakan salah satu bentuk praktik dari teori yang diajarkan di Fakultas Teknobiologi, tepatnya Program Kekhususan Bionutrisi dan Inovasi Pangan.

Sedangkan menggenakan pakaian ala Santa Claus dan kurcaci elf, tersebut untuk menyambut perayaan nataru.

"Chocolate fudge cake jadi bahan praktik kami membuat formulasi kue sehat di UBC. Berhubung sebentar lagi natal, kami mau tampil beda dengan kostum Santa Claus dan Elf supaya makin semarak," ungkap Vincent, Kamis (22/12/2022).

Sementara Dosen Penanggung Jawab Ubaya Baking Center (UBC), Ardhia Deasy Rosita Dewi menjelaskan, chocolate fudge cake adalah kue yang dibuat menggunakan tepung mocaf (modified cassava flour) atau tepung singkong yang sudah dimodifikasi dengan sedikit substitusi tepung terigu.

Baca juga:
UM Surabaya Tuan Rumah Rakornas APPPTMA Se-Indonesia, Ini Targetnya

Komposisinya sekitar 60% tepung mocaf: 40% tepung terigu. Penggunaan tepung mocaf ini membuat kue mengandung rendah gluten. Gluten sendiri adalah protein kompleks yang membutuhkan waktu lama untuk dicerna oleh usus.

"Kue yang rendah gluten ini bisa jadi pilihan kudapan bagi orang yang menderita infeksi atau kelainan usus. Bagi orang yang sehat, kue ini bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan," jelasnya.

Dosen Fakultas Teknobiologi Ubaya itu juga mengatakan, selain untuk merayakan momen Natal, pembuatan chocolate fudge cake ini juga bertujuan memperkenalkan kue sehat rendah gluten ke masyarakat.

"Di hari Natal biasanya para keluarga membuat kudapan. Kami ingin mengedukasi orang-orang bahwa alangkah baiknya menjaga kesehatan mulai dari hal kecil, salah satunya membuat dessert sehat," ujarnya.

Baca juga:
Mengenal Prof Slamet Suhartono, Guru Besar ke-19 Untag Surabaya

Dia menambahkan, kue ini bisa jadi preferensi kudapan untuk dibuat di rumah karena bahan bakunya simple dan mudah dibuat.

Dia berharap ke depannya, UBC akan membuat lebih banyak varian produk makanan yang rendah gluten bahkan gluten free. Tak hanya itu, kue-kue yang diproduksi juga dibuat rendah gula agar makin sehat.

"Harapannya bisa mengedukasi masyarakat bahwa ada kue dan roti sehat rendah gluten yang rasanya tak kalah enak dari produk pada umumnya. Selain itu, produk-produk seperti ini bisa diarahkan untuk meningkatkan ketahanan pangan," pungkas Ardhia.