Pixel Code jatimnow.com

Studi Banding di YPTA, Songsong Masa Depan Akhlakul Karimah Berwawasan Teknologi

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Farizal Tito
Kelompok Belajar Raden Ajeng Dewi Sartika saat studi banding ke YPTA Surabaya (Foto: KB RA Dewi Sartika)
Kelompok Belajar Raden Ajeng Dewi Sartika saat studi banding ke YPTA Surabaya (Foto: KB RA Dewi Sartika)

jatimnow.com - Kepala sekolah dan guru asal Kelompok Belajar (KB) Raden Ajeng Dewi Sartika melakukan studi banding sekaligus bersilaturahmi di Direktorat Sistem Informasi (DSI) YPTA Surabaya, Kamis (22/12/2022).

Kegiatan yang digelar bertepatan dengan Milad ke-38 KB RA Dewi Sartika itu juga sebagai upaya untuk menimba ilmu e-learning, sistem pendidikan serta informasi yang nantinya akan diterapkan pada sekolah yang beralamatkan di Jalan Jagir Sidomukti, Surabaya itu.

Kegiatan lainnya berupa bagi-bagi bingkisan dan lomba mewarnai mengundang Pos Paud Terpadu (PPT) Kelurahan Jagir, Surabaya.

"Saya patut bangga atas kerja sama dalam perjalanan dan pencapaian sekolah ini. Semoga di tahun-tahun berikutnya meriah banyak peningkatan," ungkap Ketua Yayasan Pendidikan Dewi Sartika, Supangat.

Pria yang juga menjabat sebagai Direktur Direktorat Sistem Informasi (DSI) YPTA Surabaya itu berharap ada peningkatan terkait metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif.

Baca juga:
Bambang DH Dorong Unit Pendidikan YPTA Peka Isu Global

"Dengan begitu bisa memotivasi anak murid menyongsong masa depan," tuturnya.

Sementara Kepala KB RA, Dewi Sartika Mulis menyampaikan pentingnya menerapkan kreativitas kepada anak agar membangun siswa berakhlakul karimah.

"Semoga sekolah kami dapat menjadi wadah anak-anak generasi penerus dengan karakter yang mandiri, kreatif, dan berakhlakul karimah. Serta para guru-gurunya juga sejahtera dan meng-update ilmunya," harap dia.

Baca juga:
Jiwa Juang Pahlawan Genapi YPTA Surabaya dalam Membangun Tool of Management

Dia menambahkan, sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam, selama 38 tahun berdiri, KB RA Dewi Sartika diharapkan mampu menyiapkan dan membentuk anak didik yang berkualitas.

"Harapan kami siswa-siswi kami berwawasan teknologi sesuai perkembangan usia dan mencetak generasi yang qurani," pungkas Mulis.