Pixel Code jatimnow.com

Santri Tebuireng Mudik Nataru Lebih Awal

Editor : Rochman Arief Reporter : Elok Aprianto
Sejumlah santri memadati Stasiun Jombang untuk mudik lebih awal. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Sejumlah santri memadati Stasiun Jombang untuk mudik lebih awal. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Stasiun kereta api di Jombang terlihat mulai dipadati calon penumpang jelang liburan Natal dan tahun baru (Nataru). Pemandangan ini terlihat ketika sejumlah santri mulai memadati Stasiun Jombang Jumat (23/12/2022).

Sejumlah santri mengaku pulang lebih awal guna menghindari kemacetan. Selain itu, santri dan santriwati yang mayoritas dari Tebuireng ini memilih memanfaatkan kereta api untuk mudik.

Seperti yang disampaikan Fitri Nur Fadilah. Ia adalah salah satu santriwati yang mondok di pesantren Tebuireng, Jombang mengaku mudik lebih awal ke Kabupaten Probolinggo.

"Tadi dari pondok, dan mau pulang ke Probolinggo untuk ibur nataru. Sengaja mudik lebih awal untuk mengantisipasi kemacetan," katanya.

Fitri sengaja mudik lebih awal karena momen liburan sering dimanfaatkan warga untuk berlibur. Sementara transportasi bus umum kerap dipilih penumpang untuk berlibur. Itu sebabnya ia sengaja memilih kereta api untuk menghindari kemacetan dan kepadatan penumpang.

"Menghindari kemacetan karena banyak yang liburan. Bus juga sedang ramai-ramainya," katanya.

Kepala Stasiun Jombang memperkirakan lonjakan penumpang pada awal pekan depan. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)Kepala Stasiun Jombang memperkirakan lonjakan penumpang pada awal pekan depan. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Baca juga:
Diterjang Angin, Pohon Setinggi 15 M di Jombang Ambruk, Listrik Padam

Adapun Kepala Stasiun Jombang, Efandi Setyobudi menjelaskan jika musim liburan Nataru sudah dimulai hari ini hingga 8 Januari 2022 mendatang.

"Persiapan dari segi safety sudah diantisipasi semuanya. Termasuk penambahan beberapa KA, untuk menampung lonjakan penumpang," bebernya.

Selain itu, ia menjelaskan syarat untuk calon penumpang kereta api masih tetap sama, yakni calon penumpang diwajibkan sudah mendapat vaksin dua kali.

"Untuk usia 6 sampai 12 tahun yang belum vaksin 2, bisa menunjukkan surat keterangan dari Puskesmas, rumah sakit pemerintah atau ada pendamping orang tua yang sudah vaksin booster," bebernya.

Baca juga:
Undang Elemen Masyarakat, Ini Yang Disampaikan Bupati Jombang

Ia menyebut hingga hari ini jumlah penumpang di stasiun kereta api Jombang terjadi peningkatan setiap harinya. Sementara awal pekan depan, atau Senin sudah memasuki libur sekolah dan diperkirakan terjadi lonjakan penumpang di Stasiun Jombang, yang masuk Daerah Operasi (Daop) VII.

"Rata-rata ada peningkatan penumpang sebanyak 1.500 penumpang per harinya," pungkasnya.