Pixel Code jatimnow.com

Cuaca Buruk, Perahu Nelayan Lamongan Rusak Dihantam Ombak

Editor : Rochman Arief Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Nelayan akan terus memantau perahu yang sandar lantaran tingginya ombak. (foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Nelayan akan terus memantau perahu yang sandar lantaran tingginya ombak. (foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Empat perahu milik nelayan Kecamatan Paciran, Lamongan rusak dihantam besarnya gelombang air laut yang terjadi beberapa hari terakhir.

Cuaca buruk yang melanda perairan Lamongan sejak Kamis (22/12/2022) menjadi salah satu pemicu rusaknya perahu milik nelayan Lamongan. Perahu yang bersandar berbenturan satu sama lain dan mengakibatkan rusak hingga tenggelam. Perahu itu masing-masing milik Akilin, Ari, Zuber, dan Sobah.

"Kuatnya goyangan ombak ini juga menyebabkan perahu mengalami kerusakan dan mesin pendorongnya jatuh ke laut. Terlebih kebanyakan perahu nelayan tradisional di sini kondisinya kecil dan ringkih (rapuh)," ujar Ahyat nelayan setempat, Senin (26/12/2022).

Kondisi ini membuat nelayan kelimpungan, mereka harus begadang untuk siaga mengantisipasi perahu dari kerusakan. Kondisi itu disebabkan datangnya gelombang tinggi kerap terjadi pada malam hari.

Baca juga:
Aksi Terpuji Tukang Becak Lamongan Tambal Jalan, Malah Curhat dan Sedih

"Banyak nelayan yang tak tidur, karena harus terus berjaga agar bisa mengawasi perahunya dan memastikan perahunya tidak tenggelam terkena ombak tinggi," terang Ahyat.

Dampak dari kerusakan itu sejumlah nelayan tidak bisa melaut. Nelayan yang dijumpai jatimnow.com mengaku akan memperbaiki perahu terlebih dahulu.

Baca juga:
Hindari Lampu Merah, Pemotor Lamongan Nyelonong Tabrak Ruko

Sementara itu, Kasat Polairud Polres Lamongan, AKP Erny Pujiastuti menyampaikan bahwa perlu adanya sinergi dan kolaborasi dari semua pihak yang memiliki kepedulian dan tanggung jawab atas nasib nelayan.

"Sikap saling peduli itu sangat penting. Karena semua akan menjadi ringan jika kita lakukan secara bersama-sama," paparnya.