Pixel Code jatimnow.com

Tiara, Bayi Tanpa Batok Kepala asal Ponorogo Dirujuk ke RSU dr Soetomo Surabaya

Editor : Narendra Bakrie
Tiara Maleeha Robbani, bayi tanpa batok kepala di Ponorogo beserta ibu dan neneknya (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Tiara Maleeha Robbani, bayi tanpa batok kepala di Ponorogo beserta ibu dan neneknya (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tiara Maleeha Robbani, bayi asal Badegan, Ponorogo yang lahir tanpa batok (tempurung) kepala akhirnya dirujuk ke RSU dr Soetomo Surabaya.

Bayi yang lahir pada 7 Desember 2022 lalu itu merupakan anak pasangan Maya Mujayani dan Tulus Heri Siswono. Selain lahir tanpa batok kepala, Tiara juga mengalami kelainan pada area mulut alias bibir sumbing.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kadinsos P3A) Ponorogo, Supriyadi mengatakan, Tiara awalnya dirujuk ke RSUD Sudono Madiun pada 28 Desember 2022. Sempat dirawat 7 hari, Tiara akhirnya dirujuk ke RSU dr. Soetomo.

"Bayi Tiara kita rujuk ke RSU dr. Soetomo Surabaya. Dan informasi yang saya terima tadi, jam 10 sudah sampai di sana dan sekarang sedang dilakukan pemeriksaan medis," ungkap Supriyadi, Rabu (4/1/2023).

Menurut pengamatan Supriyadi, secara umum kondisi Tiara sampai hari ini sehat. Namun secara medis, pihak dokter yang bisa menjelaskan secara lengkap.

"Sampai dengan hari ini ketika kita berangkatkan ke RSU dr. Soetomo Surabaya keadaannya sehat. Namun kalau dari segi medis kami tidak berkompeten," terangnya.

Baca juga:
Bayi Tanpa Batok Kepala Disebut Jadi Kasus Pertama di Ponorogo

Terkait biaya operasi, Supriyadi menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah membuatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) bagi Tiara, untuk menanggung biaya itu. Sedangkan untuk keperluan keluarga selama menunggu di Surabaya, akan ditanggung Kementerian Sosial (Kemensos).

"Pada hari dari Kemensos juga ada perwakilan yang mendampingi ke sana. Jadi ada tim dari dinas kesehatan, tim dari RSUD Sudono, tim dari Kemensos, dan tim dari Dinsos Ponorogo pada hari ini yang mengantar ke RSU dr Soetomo Surabaya," bebernya.

Supriyadi mengharapkan bantuan doa dari masyarakat khususnya warga Ponorogo, agar Tiara mendapatkan penanganan medis yang terbaik, sehingga operasi berjalan lancar dan lekas pulih dalam kondisi seperti anak-anak yang lain.

Baca juga:
Tolong... Bayi Tanpa Batok Kepala di Ponorogo Butuh Bantuan

"Mohon doanya dari seluruh warga Ponorogo. Semoga adik Tiara mendapatkan penanganan medis yang terbaik dan bisa segera pulih," pungkasnya.


Reporter: Ahmad Fauzani