Pixel Code jatimnow.com

Produksi Ikan Tangkap dan Ekspor Jatim Tertinggi Nasional

Editor : Rochman Arief Reporter : Ni'am Kurniawan
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pelelangan ikan. (foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pelelangan ikan. (foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Ekspor komoditas perikanan Jawa Timur ke mancanegara sepanjang tahun 2022 tertinggi secara nasional.

Berdasarkan data yang diterbitkan Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPMHP), ekspor perikanan Jatim mencapai 381.477 ton, dengan nilai ekspor USD2.602.492.056.

Urutan kedua, DKI Jakarta dengan jumlah total ekspor 303.037 ton, sedangkan Sulawesi Selatan 190.753 ton di urutan ketiga, Jawa Tengah 59.216 ton, dan melengkapi lima besar adalah Sumatera Utara dengan total ekspor 49.889 ton.

Menaggapi hal itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa optimistis upaya peningkatan dan pengendalian pangan kembali tercapai tahun 2023 ini.

"Berdasarkan data BKIPMHP komoditas unggulan ekspor adalah udang dengan total 84.582,49 ton dan ekspor ikan tuna 54.195,79 ton," kata Gubernur Khofifah, dalam siaran resminya, Rabu (18/1/2023).

Sementara, data statistik perikanan tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim, produksi perikanan tangkap Jatim tahun 2022 mencapai 598.317 ton. Data ini tertinggi secara nasional melebihi wilayah Indonesia Timur.

Baca juga:
Jalur KA Madura Diusulkan Direaktivasi, Ini Harapannya

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memamerkan ikan laut tangkap. (foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memamerkan ikan laut tangkap. (foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)

Sebut saja provinsi Maluku dengan capaian produksi 551.846,2 ton, Sulawesi Selatan 417.700,72 ton, Sulawesi Utara 366.738,21 ton, dan Maluku Utara 361.499,65 ton.

Khofifah membeberkan, komoditas unggulan perikanan tangkap di Jatim ada dua. Pertama adalah ikan tongkol dengan hasil produksi 64.947,80 ton dan ikan lemuru mencapai 70.284,83 ton

Baca juga:
Warga Jatim! Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

"Kalau produksi perikanan budi daya, kita berada di peringkat ketiga. Di bawah Sulawesi Selatan dengan total produksi 3.077.497,40 ton disusul Nusa Tenggara Timur 1.403.093,35 ton," imbuhnya

Terdapat tiga jenis komoditas unggulan perikanan budi daya di Jawa Timur yang mencapai hasil produksi paling tinggi. Ketiga komoditas tersebut ialah bandeng dengan capaian produksi sebesar 170.319 ton, lele sebesar 136.435,89 ton, dan udang vannamei sebesar 103.949,74 ton.