Pixel Code jatimnow.com

Sidang Tragedi Kanjuruhan, Dua Terdakwa Sipil dan 17 Saksi Dihadirkan

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Zain Ahmad
Dua terdakwa sipil dan para saksi saat dihadirkan di Ruang Cakra PN Surabaya (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Dua terdakwa sipil dan para saksi saat dihadirkan di Ruang Cakra PN Surabaya (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sidang lanjutan kasus Tragedi Kanjuruhan kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (19/1/2023).

Kali ini, dua terdakwa dari sipil dan 17 saksi dihadirkan langsung dalam persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi.

Dua terdakwa itu adalah Panitia Pelaksana (Panpel) Arema Arema FC Abdul Haris, dan Security Officer Suko Sutrisno, yang bertugas saat pertandingan Arema FC melawan Persebaya digelar 1 Oktober 2022 lalu.

Berdasarkan pantauan, kedua terdakwa terlihat mengenakan setelan kemeja batik dengan celana hitam.

Baca juga:
Buntut Demo Ricuh di Kantor Arema FC, Polisi Tetapkan 7 Orang Tersangka

Salah satu Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengatakan bahwa sidang lanjutan ini sebenarnya akan menghadirkan 18 orang saksi. Namun, satu orang masih berhalangan hadir.

"17 saksi (yang datang saat ini). Awalnya 18 saksi, 6 saksi korban, 7 steward, 2 dari dispora Kabupaten Malang, dan 3 saksi polisi," ungkapnya.

Baca juga:
Pohon Raksasa Ambruk, Dihuni Hantu, Kantor Arema FC Rusak

Meski demikian, seluruh saksi pelapor tersebut bakal menjalani pemeriksaan secara bertahap. Tahap pertama, ada 7 orang saksi yang dihadirkan untuk memberikan keteranganya.

"Pertama 7 saksi, saksi pelapor. Kami juga akan memberikan bukti. Bukti ini bisa kami tunjukan ke saksi," jelas JPU itu.