Pixel Codejatimnow.com

Warga Sampang Tertimpa Rumah saat Hujan Lebat dan Angin Kencang

Editor : Rochman Arief  Reporter : Fathor Rahman
Salah satu rumah warga rata dengan tanah setelah disapu angin kencang di Desa Rabasan, Kecamatan Camplong Sampang, Selasa (31/01/2023) malam. (foto: Mat Hasan for jatimnow.com)
Salah satu rumah warga rata dengan tanah setelah disapu angin kencang di Desa Rabasan, Kecamatan Camplong Sampang, Selasa (31/01/2023) malam. (foto: Mat Hasan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Hujan lebat disertai angin kencang nyaris memakan korban jiwa di Desa Rabasan, Kecamatan Camplong, Sampang, Selasa (31/01/2023) malam. Akibatnya, sebuah rumah ambruk dan menyebabkan penghuninya tertimpa material konstruksi rumah.

Adanya peristiwa itu membuat warga setempat menyelamatkan pemilik rumah berinisial nenek berinisial GN (80) dan seorang anaknya. Penyelematan ini setelah rumahnya rata dengan tanah akibat hujan deras dan angin kencang.

Akibat kejadian itu, nenek GN mengalami luka cukup serius akibat tertimpa material bangunan. Sementara anaknya mengalami luka ringan.

"Kalau ibunya lukanya cukup parah karena tertimpa kayu besar. Sementara anaknya luka ringan. Kami langsung menyelamatkan nenek GN saat rumahnya ambruk, " Ungkap Mohamad Jamil, salah seorang tetangga korban.

Baca juga:
Prakiraan Cuaca Surabaya Jumat 26 April: Pagi Hujan di Sebagian Wilayah

Dikatakan, saat kejadian memang terjadi hujan lebat disertai angin kencang. Pada saat itu seluruh warga memilih berada di dalam rumah.

Namun warga dikejutkan dengan adanya suara bergemuruh. Warga mencari sumber suara tersebut dan ternyata rumah nenek GN ambruk dan rata dengan tanah.

Baca juga:
Prakiraan Cuaca Surabaya Kamis 25 April: Hujan Sore hingga Dini Hari

Warga setempat mengamankan dua korban ke rumah tetangga, sambil membersihkan puing-puing rumah. Selanjutnya warga bergotong royong memindahkan sisa bangunan yang terbuat dari anyaman bambu.

"Saat itu banyak juga rumah warga yang terkena angin kencang. Rata-rata rumah warga rusak di bagian atap, dan yang paling parah memang rumah nenek GN," ucapnya.