Pixel Codejatimnow.com

Mengintip Peluang Gerindra Jatim Usung Kader Sendiri di Pilkada Serentak 2024

Editor : Narendra Bakrie  Reporter : Ni'am Kurniawan
Ketua Gerindra Jatim, Anwar Sadad (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Ketua Gerindra Jatim, Anwar Sadad (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Partai Gerindra Jawa Timur memasang target mengusung kadernya sendiri dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Anwar Sadad optimis partainya akan merajai. Karena pada Pilkada 2020 lalu, 60 persen lebih kemenangan diperoleh partainya.

Menurutnya, pada Pilkada 2020 itu, 12 daerah dari 19 kabupaten dan kota di Jatim sukses diduduki Gerindra, meski tak sepenuhnya kader asli.

"Ke depan kita lebih siap setelah waktu itu kan usia kita baru sekitar 12 tahun. Nah, yang akan datang di usia 16 tahun kita lebih siap," tegas Sadad, Rabu (1/2/2023).

Sadad menyebut bahwa peta dan skema Pilkada 2024 akan lebih menguntungkan Gerindra karena tak jauh dari Pilpres dan Pileg.

Kemenangan itu terbuka lebar bila Gerindra sukses memenangkan Ketua Umum Prabowo Subianto sebagai presiden.

Apalagi kualitas dan stok kader Gerindra Jatim yang memiliki pengalaman bertahun-tahun duduk sebagai DPRD, didominasi kepemimpinan milenial, serta rajinnya srikandi-srikandi Gerindra turun ke masyarakat.

Baca juga:
813 Anggota PPS di Tulungagung Dilantik, Ini Tugas Pertamanya

Apakah kekuatan Gerindra Jatim kali ini juga bisa mengantarkan Sadad sebagai ketua maju di Pemilihan Gubernur Jatim 2024?

"Penugasannya bergantung kepada ketua dewan pembina. Misalnya ditugaskan jadi legislator tentu harus sami'na wa atho'na (mendengarkan dan mematuhinya). Atau ditugaskan jadi bupati, gubernur ya kita harus sami'na wa atho'na," tegas dia.

Karena, hasil rapat kerja daerah Gerindra Jatim 2022 lalu telah memutuskan untuk mendorong Sadad maju dalam Pilgub 2024. Dengan pertimbangan salah satu pengalaman politiknya empat tahun menduduki kursi legislatif di tingkat Jatim.

Baca juga:
Golkar Jatim Temui Gerindra, Jajaki Peluang Bayu Airlangga di Pilwali Surabaya

Tentang langkah yang dilakukan Gerindra Jatim saat ini, Sadad masih belum membocorkannya. Namun, ia menegaskan, hingga saat ini, partainya masih terus melakukan konsolidasi.

Hal itu dilakukan untuk memastikan setiap mesin partai di tingkat DPD maupun DPC berfungsi dengan normal dan siap tempur setiap saat.

"Bahkan, hari-hari ini ketika sedang sibuk menyusun daftar bacaleg DPRD, kita sudah siapkan sejak jauh-jauh hari. Karena fitrahnya partai politik memang harus menyiapkan kader untuk menjadi pemimpin," pungkas Wakil Ketua DPRD Jatim itu.