Pixel Codejatimnow.com

Tempat Nongkrong Asik di Lereng Gunung Welirang, Intip Keseruannya

Editor : Rochman Arief  Reporter : Zain Ahmad
Konsep back to nature menjadikan Teras Bodo sebagai lokasi wisata baru di lereng Gunung Welirang, Kabupaten Pasuruan. (foto-foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Konsep back to nature menjadikan Teras Bodo sebagai lokasi wisata baru di lereng Gunung Welirang, Kabupaten Pasuruan. (foto-foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kabupaten Pasuruan dikenal dengan destinasi wisata alam yang cukup banyak. Salah satunya air terjun Kakek Bodo. Lokasinya ga asing lagi, yakni di Jalan Taman Wisata No 541, Area Sawah atau Kebun, Prigen. Air terjun ini berada di lereng utara Gunung Welirang, Tretes.

Selain air terjun Kakek Bodo, kini juga hadir tempat baru yang bisa dikunjungi wisatawan. Namanya hampir sama. Yakni Teras Bodo.

Namun, tempat ini merupakan restoran dan cafe yang berkonsep alami. Tentunya instragamable, dan berlokasi di Desa Barsari Prigen. Kini, Teras Bodo menjadi destinasi baru yang menyediakan tempat makan dan nongkrong asik.

Suasana alam yang dingin, suara gemericik air dari sungai air terjun Kakek Bodo, ditambah pemandangan Gunung Arjuno menjadikan lokasinya benar-benar adem buat healing. Fasilitas lain adalah luasnya area parkir dan spot foto yang instragamable, membuat pengunjung betah berlama-lama.

Menu-menu yang disajikan pun cukup banyak. Sekitar 50 menu yang disajikan. Mulai bakso, sate, nasi ayam bakar, korean food, kebab, pempek dan lainnya. Bahkan es krim Mixue yang lagi happening juga tersedia di Teras Bodo ini. Menariknya lagi, di Teras Bodo ini sudah disiapkan wahana untuk anak-anak.

"Wisata kuliner ini bukan hanya menjadi tempat untuk melepas penat dan sekedar nongkrong. Lebih dari itu, hadirnya Teras Bodo juga bisa menjadi lumbung ekonomi baru bagi masyarakat. Ini dibuktikan dengan kami sediakan stan-stan yang dimanfaatkan warga setempat untuk berjualan," ujar Owner Teras Bodo, Christopher Matthew, Kamis (2/2/2023).

"Kebanyakan stand makanan dari masyarakat sekitar. Kami berdayakan masyarakat. Area di sini bisa menampung sekitar 200 tamu, dengan tanah seluas 7.700 m2," tambahnya.

Soal lahan parkir, Christopher meyakinkan bahwa pihaknya sudah menyiapkan lahan yang cukup. Di Teras Bodo bisa menampung sekitar 60-70 mobil. Jika kurang, sudah ada petugas yang akan memarkirkan mobil tamu di lahan khusus.

Baca juga:
Polres Malang Bantu Prasarana UMKM Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan

"Parkir di sini dan di bawah. Di bawah itu harusnya bisa nampung 60-70 mobil," sebutnya.

Ke depan, lanjut Christopher, Teras Bodo bakal terus dikembangkan. Nantinya akan ada ruang meeting dan outbound.

"Nanti di bawah dijadikan outbond. Semoga pertengahan tahun bisa buka. Dan sebagai tambahan informasi, Teras Bodo Prigen, buka mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB," tandasnya.

Sementara itu, Felicia, salah satu pengunjung yang merupakan warga setempat mengaku senang dengan dipilihnya Prigen sebagai tempat wisata kuliner baru.

Baca juga:
BSI International Expo 2024, Wujudkan Komitmen Perkuat Ekosistem Halal Indonesia

Menurutnya, keberadaan Restoran dan Cafe Teras Bodo ini bisa memperkaya destinasi baru yang ada di Prigen.

"Ini menjadi salah satu alternatif dan ikon baru untuk semua warga atau wisatawan. Keren, menarik," ujarnya.

Ia pun berharap, dengan hadirnya Teras Bodo ini, bisa membantu perekonomian warga setempat semakin meningkat.

"Mudah-mudahan, ke depannya muncul lagi wisata-wisata baru di Prigen. Karena bisa membantu warga di sini untuk membuka usaha," kata wanita 35 tahun tersebut.