jatimnow.com

2 Maling Sepeda di Surabaya Babak Belur Dihajar Massa

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Erwin Yohanes
Kedua pelaku saat mendapat perawatan di rumah sakit usai dimassa 🔍
Kedua pelaku saat mendapat perawatan di rumah sakit usai dimassa

jatimnow.com - Dua pencuri yang mengenakan jaket ojek online babak belur dimassa di Perumahan Alam Hijau F-2, RT 2 RW 3, Citraland, Surabaya.

Keduanya dimassa setelah terpergok satpam perumahan mencuri sepeda angin sport di rumah nomor 16 perumahan itu.

Kedua pencuri itu diketahui bernama Adi Wijaya (26) warga Mojo 3 Sawah/44 dan Hendra Trilaksono (26) warga Mojo 3 Sawah No. 4, Gubeng, Surabaya.

Loading...

Keduanya mencuri sepeda angin merk Polygon milik Linda (korban) pada Sabtu (10/8/2018).

Sebelum mencuri sepeda milik Linda itu, keduanya berkeliling mencari sasaran menggunakan motor Yamaha Vega L 6453 DN.

Adi yang membonceng Hendra saat itu melengkapi dirinya dengan jaket dan helm ojek online. Sedangkan Hendra berpakaian biasa seolah-olah menjadi penumpang.

Sampai di depan rumah korban, Adi menunggu di atas motor. Sedangkan Hendra memanjat pagar rumah korban dan mencuri sepeda korban.

Sesaat kemudian, Hendra hendak mengoper sepeda itu ke tangan Adi melalui pagar. Namun, aksi keduanya diketahui Eko, satpam perumahan yang sedang patroli.

"Satpam berteriak minta tolong dan warga di sana keluar rumah. Pelaku yang di dalam pagar (Hendra) terkepung, pelaku satunya (Adi) kabur," jelas Kapolsek Lakarsantri, Kompol Dwi Heri Sukiswanto, Minggu (12/8/2018).

Sebagian warga memukuli Hendra, sebagian lainnya mengejar dan berhasil menangkap Adi. Kedua pelaku inipun babak belur dimassa hingga Hendra kritis dan Adi luka parah.

Hingga Minggu (12/8/2018) petang, meski keadaan keduanya membaik, keduanya masih menjalani perawatan di RS BDH Surabaya.

"Dari keterangan awal, mereka pakai pakaian ojek online hanya sebagai modus agar tidak dicurigai warga. Padahal mereka sudah tidak menjadi ojek online," beber Dwi Heri.

Dari pemeriksaan sementara, kedua pelaku sudah mencuri sepeda di 4 TKP berbeda. Namun penyidik belum bisa meminta keterangan secara mendalam, mengingat kedua pelaku masih dalam perawatan dokter.

"Nanti kalau kedua pelaku sudah sembuh, akan kami kembangkan kasusnya," pungkas Dwi Heri.

Reporter: Narendra Bakrie

Editor: Erwin Yohanes