Pixel Codejatimnow.com

Tahanan Anak di Shelter Surabaya Dilaporkan Dianiaya Anggota Linmas

Editor : Narendra Bakrie  Reporter : Zain Ahmad
Penganiayaan/jatimnow.com
Penganiayaan/jatimnow.com

jatimnow.com - Seorang tahanan anak yang dititipkan di Shelter Anak milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dikabarkan dianiaya oknum berseragam Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas).

Kasus ini sudah dilaporkan ke polisi, dan saat ini tengah dilakukan penyelidikan.

"Benar, laporannya sudah kami terima. Saat ini masih kami selidiki, dalami lagi kebenarannya," jelas Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana, Jumat (3/3/2023).

Mirzal mengatakan, untuk menyelidiki dugaan kasus tersebut, pihaknya menerjunkkan Tim Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA).

"Saat ini tengah ditangani sama Unit PPA. Akan dilakukan pendalaman lebih lanjut. Mendatangi TKP dan juga meminta keterangan dari saksi-saksi. Sementara baru itu. Kalau sudah ada update kami sampaikan," jelasnya.

Baca juga:
Fakta-fakta Penganiayaan Lansia Tunanetra di Sumenep

Kasus ini sendiri dilaporkan ke Polrestabes Surabaya pada Rabu (1/3/2023), dengan tanda bukti lapor nomor TLB/B/238/III/2023/SPKT/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR. Sedangkan pengaduan ke LPA Jawa Timur telah diserahkan pada Kamis (2/3/2023).

Mirzal menegaskan bahwa perkara kekerasan terhadap anak memang mendapatkan atensi khusus dari Polrestabes Surabaya. Oleh karena itu, dia telah menugaskan bidang terkait agar segera melakukan tindak lanjut atas laporan itu.

Baca juga:
Respons Pj Wali Kota Batu soal Pelajar Tewas Usai Dikeroyok

"Perkara anak menjadi atensi, makanya kami tugaskan Unit PPA. Kami juga memiliki progam yang melibatkan dinas terkait yaitu Sinergi Pangkas (Perlindungan Terhadap Kekerasan Anak)," tandas Alumni Akpol 2004 itu.

Sementara informasi yang didapat jatimnow.com, korban merupakan seorang anak laki-laki berusia 17 tahun. Sebelum dipindah ke shelter hingga mengalami dugaan pengaiayaan, korban disebut diamankan Polsek Karangpilang karena terjerat sebuah kasus.