Pixel Codejatimnow.com

Dinilai Efektif, Petrokimia Gresik Tugaskan Lagi Taruna Makmur Dampingi Petani

Editor : Zaki Zubaidi  Reporter : Sahlul Fahmi
Taruna Makmur hasil binaan PT Petrokimia Gresik siap ditugaskan dampingi petani (Foto-foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
Taruna Makmur hasil binaan PT Petrokimia Gresik siap ditugaskan dampingi petani (Foto-foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Petrokimia Gresik kembali mengirimkan Taruna Makmur untuk mendampingi para petani di berbagai daerah di Indonesia. Taruna Makmur selama ini dinilai telah sukses mengemban amanah tersebut.

Acara seremonial pelepasan Taruma Makmur 1 dan penerimaan Taruna Makmur 2 dipimpin Direktur Operasi dan Produksi PT Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih dalam acara PetroAgritalk dan Pelepasan Taruna Makmur.

Dalam sesi press conference, Digna Jatiningsih mengatakan bahwa Taruna Makmur adalah para mahasiswa jurusan pertanian dari berbagai perguruan tinggi yang terpilih mengikuti program Sekolah Makmur yang digagas PT Petrokimia pada September 2022 lalu.

"Program Sekolah Makmur bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pertanian. Untuk angkatan pertama sebanyak 30 orang, dan untuk angkatan kedua ini sebanyak 38 orang. Setelah diberi pelatihan mereka akan ditugaskan ke lapangan untuk mendampingi para petani agar bisa menghasilkan panen yang lebih baik dan maksimal. Dari evaluasi, program ini berjalan bagus dan efektif,” kata Digna Jatiningsih, Kamis (9/3/2023).

Digna menjelaskan, pendampingan yang akan dilakukan salah satunya adalah memberikan edukasi kepada petani mengenai penggunaan pupuk yang berkualitas dan tepat untuk pertanian.

Tak hanya itu, mereka juga akan bertugas melakukan pendampingan bagi perawatan tanaman berdasarkan ilmu pengetahuan yang telah mereka terima selama mengikuti pembekalan di Petrokimia Gresik.

Baca juga:
Inovasi Petrokimia Gresik 2024 Ciptakan Nilai Tambah Hingga Rp381 Miliar

“Ketika di lapangan nanti, para Taruna Makmur akan mengedukasi petani mengenai jenis pupuk berkualitas sekaligus mengajarkan dosis serta cara penggunaannya. Dengan begitu diharapkan para petani tidak salah pilih dalam menggunakan pupuk untuk mengelola lahan pertanian mereka,” jelasnya.

Program Taruna Makmur ini disambut positif oleh para mahasiswa jurusan pertanian. Dwi Ayu Setya Rini, mahasiswi Politeknik Pembangunan Pertanian Malang yang lolos seleksi mengikuti program ini, mengaku senang dan bangga bisa menjadi bagian dari program Taruna Makmur yang didagas oleh PT Petrokimia Gresik.

Baca juga:
Petrokimia Gresik bareng Pupuk Indonesia Sosialisasikan Alokasi Pupuk Bersubsidi

Dwi merasa senang karena selama mengikuti pembekalan mendapatakan banyak ilmu pengetahuan mengenai pertanian. Ia mengaku ilmu dan pengalaman yang didapatkan dalam program ini sangat bermanfaat bagi dirinya sebagai mahasiswa yang fokus dalam bidang pertanian.

Selain itu, bisa mengemban tugas mendampingi para petani dalam mengembangkan hasil pertanian menurutnya adalah sebuah tugas mulia. Karena itu ia merasa bersyukur dan bangga bisa menjadi bagian dari program Taruna Makmur.

“Kebetulan orang tua saya adalah buruh tani, jadi saya sangat antusias mengikuti program ini. Semoag dalam menjalankan tugas saya nanti, saya bisa membantu para petani memaksimalkan hasil panen mereka sehingga hal itu juga akan meningkatkan taraf hidup petani,” ucap Dwi Ayu.