Pixel Code jatimnow.com

Ditahan Persib, Persebaya Puasa Kemenangan 5 Kali Beruntun

Editor : Rochman Arief   Reporter : Sahlul Fahmi
Pemain Persebaya Alta Ballah menahan sakit usai berbenturan dengan pemain Persib (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
Pemain Persebaya Alta Ballah menahan sakit usai berbenturan dengan pemain Persib (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Persebaya Surabaya kembali gagal meraih poin maksimal di kandang. Tim besutan Aji Santoso itu harus puas berbagi angka setelah ditahan Persib Bandung, 2-2 di Stadion Gelora Joko Samudro dalam lanjutan Liga 1, Senin (13/3/2023).

Hasil ini menambah panjang rekor buruk Persebaya dalam lima pertandingan beruntun tanpa kemenangan. Sebelumnya Persebaya ditahan seri Rans United dengan skor yang sama.

Sementara tiga laga sebelumnya tim kebanggaan Surabaya ini tiga kali kalah melawan PSM Makassar, Barito Putera, dan Bali United.

Persebaya sebenarnya berpeluang memenangi pertandingan hari ini. Tim berjuluk Bajol Ijo itu lebih dulu leading 2-0 di babak pertama melalui M. Supriadi menit 23 dan Ze Valente menit 32.

Baca juga:
Francisco Rivera Kepincut Suporter Persebaya Surabaya

Namun di babak kedua, pelatih Persib Bandung Luis Milla menginstruksikan para pemainnya untuk lebih agresif melakukan tekanan bagi lini pertahanan Persebaya.

Tingginya intensitas serangan Maung Bandung berbuah gol bunuh diri yang dilakukan pemain Persebaya, Riswan Lauhin pada menit 77. Persib mampu menyamakan kedudukan melalui gol David Silva menit 83.

Baca juga:
Sosok Misterius Hadir di Latihan Persebaya Surabaya

David da Silva tidak terlalu ekspresif merayakan gol penyama kedudukan ke gawang Ernando Ari. Juru gedor asal Brasil itu memilih seolah-olah sungkem atau memita maaf. Sikap ini ia tunjukkan lantran pernah berseragam Persebaya.

"Sangat disayangkan hasil ini karena kita sudah sempat leading," kata Aji Santoso dalam press conference.

Mas Dhito Berangkatkan Kediri Dholo KOM 2024 dari SLG
Olah Raga

Mas Dhito Berangkatkan Kediri Dholo KOM 2024 dari SLG

Kediri Dholo KOM 2024 diikuti 520 cyclist dari Indonesia dan mancanegara. Mereka melintasi berbagai pemandangan indah dan menantang di wilayah Kediri, termasuk tanjakan ikonik kelok 9 dan gigi 1.