Pixel Codejatimnow.com

Pemkab Gresik Bershalawat Bersama Habib Syech dan Ribuan Warga

Editor : Zaki Zubaidi  Reporter : Sahlul Fahmi
Acara Gresik Bershalawat. (Foto-foto: Humas Pemkab Gresik)
Acara Gresik Bershalawat. (Foto-foto: Humas Pemkab Gresik)

jatimnow.com - Peringatan Hari Jadi Kota Gresik ke-536 dan HUT Kabupaten Gresik ke-49, Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar acara shalawat bersama di halaman Kantor Bupati Gresik, Selasa (14/3/2023) malam.

Pembacaan sholawat kali ini menjadi lebih spesial karena dipimpin oleh Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf. Dengan suara khasnya, Habib Syech telah malang melintang membaca shalawat di penjuru Indonesia, dan diikuti oleh ribuan warga Gresik yang hadir malam itu.

Terlihat para warga yang hadir memadati hampir seluruh lapangan kantor bupati. Lengkap dengan atribut bendera yang bertuliskan Syekher Mania. Mereka bahkan rela menunggu dari sore hari hanya untuk mengikuti shalawat bersama hingga tengah malam.

Ini menjadi hal yang menarik, karena tahun lalu acara serupa telah digelar hanya saja sangat terbatas karena pandemi. Sehingga malam ini menjadi sangat spesial karena Kabupaten Gresik dapat menyelenggarakan agenda tersebut secara normal kembali.

Tidak hanya Habib Syech, agenda yang bertajuk Gresik Bershalawat itu juga turut mengundang para habaib dan tokoh agama. Di antaranya Habib Hasan bin Abdullah Assegaf, Habib Abu Bakar bin Ali Assegaf, Habib Ahmad bin Abu Bakar Assegaf, Habib Ismail, dan kiai kondang KH. Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah), Ketua MUI Gresik KH. Mansyur Shodiq, KH. Fathoni Abdus Syukur, Jajaran Forkopimda Gresik, dan Ahbaabul Musthofa Gresik.

Baca juga:
Simbol Cinta Alquran, 668 Kafilah Berkompetisi di MTQ XXXI Tingkat Kabupaten Gresik

Pada malam itu, Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani berdoa di depan para ribuan warganya untuk keselamatan Kabupaten Gresik. Harapannya, Gresik dapat menjadi sebuah tempat yang lebih berkah dan jauh dari kerusuhan, sehingga dapat menciptakan Gresik yang kondusif.

Selain itu, bupati yang akrab disapa Gus Yani itu juga mengingatkan bahwa Gresik tidak boleh melupakan jati dirinya sebagai Kota Santri.

"Kabupaten Gresik ini adalah tempat yang memiliki banyak hal, tapi jangan sampai menghilangkan jati diri kita sebagai Kota Santri yang berbudaya religi dan bermasyarakat akhlakul karimah sejak berabad-abad yang lalu," ujar Gus Yani.

Baca juga:
Mudik Gratis Pemkab Gresik Berangkatkan 18 Armada Bus

Gus Yani juga mengharapkan, dengan bershalawat dapat membuka pintu kebajikan dalam hati sehingga dapat menciptakan kebijakan-kebijakan yang lebih baik kepada masyarakat Kabupaten Gresik.

Mendengar doa tersebut, Wakil Bupati Gresik Hj. Aminatun Habibah bersama para jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kabupaten Gresik, terlihat mengamini secara serentak.