Pixel Codejatimnow.com

Rumah Makan Sagu di Jombang Terbakar

Editor : Zaki Zubaidi  Reporter : Elok Aprianto
Petugas damkar saat berupaya memadamkan api yang ada di atap Rumah Makan Sagu. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Petugas damkar saat berupaya memadamkan api yang ada di atap Rumah Makan Sagu. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bagian atap Rumah Makan Sagu di Jalan Brigjen Kretarto No.120, Desa Candi Mulyo, Kecamatan/Kabupaten Jombang, terbakar. Diduga api berasal dari korsleting listrik.

Supargianto juru masak rumah makan itu mengatakan, peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 9.07 WIB. Awalnya ia sedang memasak untuk persiapan pagi. Namun ia melihat percikan api dari bagian atap rumah makan.

"Tadi waktu persiapan pagi menyiapkan untuk dimasak, tiba-tiba yang atas itu ada percikan api. Setelah nunggu lama, sampai terbakar," ungkapnya.

Usai mengetahui hal itu, ia kemudian berlari ke kantor Satlantas Polres Jombang yang letaknya tak jauh dari lokasi kebakaran. Untuk meminta bantuan.

"Nunggu lama, sampai terbakar yang sebelahnya, terus saya lari ke Satlantas minta tolong untuk menghubungi pemadam kebakaran. Terus pemadam datang langsung disemprot," katanya.

Ia mengaku pada saat kebakaran terjadi, hanya ada karyawan rumah makan. Sedangkan para pelanggan belum ada.
"Pelanggan belum ada yang datang. Jadi gak terlalu khawatir," ujarnya.

Ia menjelaskan akibat korsleting arus listrik itu, bagian atas atap rumah makan terbakar.

Baca juga:
Gudang Sembako di Pacitan Terbakar, 4 Motor Turut Hangus

"Yang terbakar bagian atas saja. Atap atas yang dekat dengan kabel listrik besar. Api berasal dari gesekan kabel besar dengan atap. Ya korslet," jelasnya.

Sementara itu, Andre Prasetyo petugas Damkar BPBD Kabupaten Jombang mengatakan kebakaran atap rumah makan disebabkan korsleting arus listrik.

"Dari korsleting listrik dari kabel yang diatas (bagian atap rumah makan) kena fiber (atap)," paparnya.

Baca juga:
Kebakaran Rumah di Tambak Sumur Sidoarjo, 1 Orang Luka Berat

Untuk memadamkan api, ia mengaku Damkar mengerahkan 3 unit kendaraan Damkar BPBD Kabupaten Jombang. Saat ini api memang bisa dipadamkan. Namun percikan api masih terlihat lantaran masih ada aliran listrik.

"Kita nunggu PLN untuk memadamkan karena masih ada percikan api. Setelah nanti dimatikan aliran listrik, kita lakukan pembasahan lagi," bebernya.

Ia mengaku atas adanya peristiwa tersebut, bagian atap rumah makan hangus terbakar. "Yang terbakar bagian atap saja. Sekitar 20 persen," pungkasnya.