Pixel Code jatimnow.com

Staf Panwascam Modung Bangkalan Dibacok, Polisi Tangkap Pelaku

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Fathor Rahman
Pelaku pembacokan saat diperiksa di Mapolres Bangkalan. (Foto: Fathor Rohman/jatimnow.com)
Pelaku pembacokan saat diperiksa di Mapolres Bangkalan. (Foto: Fathor Rohman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kasus pembacokan terjadi di Kecamatan Modung, Bangkalan. Korban Ridoi (37) Ketua Pemilihan Kepala Desa (P2KD) Mangga'an sekaligus staf Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Modung mengalami luka serius. Polisi sudah menangkap pelakunya

Kapolres Bangkalan, AKBP Wiwit Ari Wibisono mengatakan pelaku merupakan bakal calon kepala desa Mangga'an yakni Samsul (50) warga setempat. Pelaku mengaku sakit hati karena dirinya tak lolos verifikasi dalam pencalonan bursa Kades.

Wiwit mengatakan, pelaku juga sakit hati karena terdapat ucapan dari korban yang kurang mengenakkan pada dirinya saat hendak mendaftar sebagai Bacakades. Korban juga tak lolos verifikasi karena masih memiliki status sebagai anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang belum dicabut oleh bupati.

"Sehingga karena hal itu pelaku melakukan pembacokan pada korban," ujarnya, Jumat (17/3/2023).

Ia juga mengatakan, aksi itu terjadi kemarin saat keduanya sama-sama mengantar anaknya mengikuti karnaval. Melihat korban melintas di depannya, pelaku teringat dan sakit hatinya timbul.

Pelaku lalu pulang mengambil golok. Lalu kembali ke karnaval. Setelah bertemu korban, golok langsung dibacokkan ke kepala korban dan mengenai bagian pelipis mulai dari ujung mata hingga telinga.

Baca juga:
Oknum Perangkat Desa di Bojonegoro Bacok Adik Ipar

"Korban mengalami luka robek cukup serius dan sudah dirawat di rumah sakit," ungkapnya.

Usai melakukan pembacokan, pelaku langsung pulang ke rumahnya dan mengambil motor lalu pergi. Ia lantas mendatangi rumah Kepala Desa Alas Kokon dan hendak menyerahkan diri. Namun sebelum ia mendatangi Polres, polisi terlebih dahulu menangkapnya.

"Kami berhasil mengamankan dan menangkap pelaku di Desa Alas Kokon Kecamatan Modung beberapa jam setelah pembacokan tersebut," imbuhnya.

Baca juga:
Warga Pamekasan Pulang Ngarit Dibacok Pria Misterius

Kini polisi masih terus memproses kasus tersebut. Wiwit juga mengimbau agar masyarakat menjaga kondusifitas Pilkades yang akan digelar 5 Mei mendatang.

 

SPTP: Arus Peti Kemas Semester 1 Tahun 2024 Tumbuh 6 Persen
Ekonomi

SPTP: Arus Peti Kemas Semester 1 Tahun 2024 Tumbuh 6 Persen

"Peti kemas internasional tumbuh sekitar 5,76 persen jika dibandingkan dengan semester 1 tahun 2023 dan peti kemas domestik tumbuh sekitar 6 persen jika dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya,” jelas Widyaswendra.