Pixel Code jatimnow.com

Ratusan Dus Miras Disita dalam Operasi Pekat Semeru 2023 di Gresik

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Sahlul Fahmi
Barang bukti miras yang disita (Foto: Humas Polres Gresik)
Barang bukti miras yang disita (Foto: Humas Polres Gresik)

jatimnow.com - 101 dus minuman beralkohol atau minuman keras (miras) yang akan diedarkan di Gresik diamankan polisi dari tiga penjual di Kecamatan Panceng.

Operasi peredaran miras jelang ramadan itu dilakukan Tim Satreskrim Polres Gresik. Miras-miras itu disita lantaran penjual tidak bisa menunjukkan bukti surat-surat izin penjualan.

"Anggota kami kemudian mengamankan pelaku. Selanjutnya pelaku dibawa ke polres untuk penyidikan lebih lanjut," jelas Kasatreskrim Polres Gresik, Iptu Aldhino Prima Wirdhan, Senin (20/3/2023).

Adapun penjual yang diamankan adalah KF (46), asal Paciran, Lamongan dengan barang bukti 15 kardus (180 botol) jenis anggur merah dan 1 kardus (24 botol) jenis bir.

Baca juga:
146 Botol Mihol Tanpa Izin Disita Satpol PP Surabaya dalam 1 Bulan

Sedang dari penjual berinisial MTK (23), asal Panceng, Gresik, disita 5 kardus Royal Brewhouse (100 botol), 2 kardus Soju (40 botol), 2 botol mixmax, 2 botol drum, 4 botol vodka gepeng, 5 botol whisky gepeng, 2 botol iceland 700ml, 4 botol iceland 350 Ml, 1 botol druk 630 Ml, 2 botol anggur putih, 2 botol Guiness 320ml.

Kemudian dari penjual ML (25), asal Tambaksari, Surabaya disita anggur merah Gold 34 dus, anggur merah 5 dus, ice land 700 ml 2 dus, ice land 500 ml 6 dus, anggur kolesom 14 dus, new port blue 6 dus, new port red 2 dus, anggur putih 1 dus, prost 4 dus, dan singaraja 4 dus.

Baca juga:
Hentikan Mobil Boks Mencurigakan Masuk Kota Kediri, Polisi Sita Ratusan Botol Miras

Sementara Kapolres Gresik, AKBP Adhitya Panji Anom menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar dalam rangka Operasi Pekat Semeru 2023 sebagai upaya pemeliharaan stabilitas kamtibmas jelang bulan suci Ramadan 1444 H.

 

KAI Daop 8 Surabaya Tutup JPL 38 dan 39 Sidoarjo
Peristiwa

KAI Daop 8 Surabaya Tutup JPL 38 dan 39 Sidoarjo

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengatakan penutupan perlintasan ini merupakan langkah untuk mengamankan perjalanan kereta api, pengendara serta masyarakat sekitar.