Pixel Codejatimnow.com

Kisah Perajin Buket Bunga Balon di Jombang: Mahal saat Beli, Dijadikan Sumber Rezeki

Editor : Zaki Zubaidi  Reporter : Elok Aprianto
Dwi Indah Kurnia (21) perajin buket bunga balon asal Desa Sengon. (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Dwi Indah Kurnia (21) perajin buket bunga balon asal Desa Sengon. (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Lantaran merasa mahal harganya saat membeli, Dwi Indah Kurnia (21) ibu rumah tangga asal Desa Sengon mencoba membuat sendiri buket bunga balon. Kini buket bunga balon itu jadi sumber rezekinya.

Ya, pada umumnya buket bunga biasanya diisi dengan rangkaian bunga. Baik bunga asli maupun bunga plastik. Namun di Sengon, Kecamatan Jombang, ada usaha kerajinan buket yang berbahan balon. Namanya buket bunga balon.

Ditemui di kediamannya, ibu satu anak ini mengaku mendapatkan ide untuk membuat usaha kerajinan buket bunga balon itu, saat ia membeli buket bunga balon untuk suatu acara.

Namun ia merasa harga buket bunga balon tersebut mahal. Hal inilah yang membuat ia nekat untuk membuka usaha kerajinan buket bunga balon.

"Karena saat bulan November tahun 2021 aku habis ujian skripsi lulus dan aku pesan (buket bunga balon), ternyata harganya sangat mahal, ya udah aku inisiatif bikin sendiri," ungkapnya, Selasa (21/3/2023).

Usai membuat sendiri buket bunga balon, hasilnya sangat bagus dan menarik minat para relasi dan kerabat.

"Setelah itu baru di bulan Februari tahun kemarin itu, aku mulailah buka usaha buket bunga balon ini," jelasnya

Ia menjelaskan usaha buket bunga balon ini memerlukan bahan dasar balon twist. Selain itu dibutuhkan alat pompa balon dan beberapa bahan tambahan lainnya.

"Bahannya itu balon twist. Dan itu ada dua jenis. Yang crome dan makaron. Ya cuman beda warna aja gitu. Terus pompa balon manual, terus yang paling penting itu gunting," paparnya.

Untuk membuat buket bunga balon ini caranya mudah. Balon yang sudah dipompa tinggal diputar, sesuai dengan desain yang diinginkan pelanggan.

"Pembuatannya mudah tinggal di-twist (putar), dibentuk. Dan waktu pembuatannya itu bergantung dari ukuran yang dipesan pelanggan," ujarnya.

Baca juga:
Data Korban Tewas Kecelakaan Bus SMP PGRI 1 Wonosari Malang di Tol Jombang

Ia merinci, untuk membuat buket bunga balon 4 tangkai, balon twist. Dibutuhkan waktu 30 hingga 60 menit.


"Kalau tangkainya banyak itu lebih dari satu jam pembuatannya, jadi bergantung pada banyaknya tangkai," jelasnya.

Biasanya, sambung Dwi, pesanan buket bunga balon ini ramai saat musim lulusan sekolah. Atau pada saat musim wisuda tiba.

"Biasanya momen wisuda, pemesanan biasanya banyak. Kalau hari biasa biasanya paling ngejual 2 atau 3 buket, tapi kalau momen wisuda itu bisa sampai 20 sampai 70 lebih per harinya," paparnya.

Ia mengatakan, satu tangkai buket bunga balon biasanya ia jual dengan harga Rp6.000.

Baca juga:
Kronologis Kecelakaan Bus Pariwisata SMP PGRI 1 Wonosari Malang di Tol Jombang

"Aku jualnya per tangkai mas. Satu tangkai harganya 6 ribu rupiah. Tapi ada juga yang harganya 6 ribu lebih karena tingkat kesulitannya lebih mas," bebernya.

Ia mengaku omzet yang ia dapat sebanding dengan gaji UMR Kabupaten Jombang.

"Ya lumayan mas omzetnya. Setara gaji UMR Jombang, sekitar 4 jutaan setiap bulannya," pungkasnya.