Pixel Code jatimnow.com

10 Tempat di Bojonegoro yang Pas dan Asyik untuk Ngabuburit

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Misbahul Munir
Waduk Pacal Bojonegoro (Foto-foto: Medsos dan Munir jatimnow.com)
Waduk Pacal Bojonegoro (Foto-foto: Medsos dan Munir jatimnow.com)

jatimnow.com - 10 tempat di Bojonegoro ini bisa menjadi rekomendasi bagi Anda saat menunggu waktu berbuka puasa, atau yang lazim disebut ngabuburit.

Di 10 tempat ini, waktu Anda menunggu berbuka puasa akan jadi tidak terasa, bahkan asyik dan menyenangkan.

Berikut 10 lokasi yang cocok untuk dijadikan tempat ngabuburit barsama keluarga versi jatimnow.com:

1. Jembatan Sosrodilogo

Jembatan Sosrodilogo merupakan salah satu lokasi yang asik untuk ngabuburit. Jembatan penghubung antara Kecamatan Kota Bojonegoro dengan Kecamatan Trucuk tersebut merupakan salah satu bangunan iconik yang selalu ramai dikunjungi masyarakat.

Panorama landscape Sungai Bengawan Solo ditambah gemerlap lampu hias jembatan yang membuatnya terlihat estetik cocok untuk berswafoto.

Selain itu, di sekitar jembatan berjajar rapi deretan lapak penjual takjil, utamanya di sisi Kecamatan Trucuk. Di sisi selatan jembatan, terdapat kafe dan rumah makan lengkap dengan berbagai menu untuk berbuka puasa. Sementara di sisi utara, terdapat angkringan yang menawarkan berbagai aneka sate-satean, komplit dengan berbagai menu lainnya.

2. Jembatan Terusan Bojonegoro-Tuban (TBT)

Jembatan TBT atau yang akrab disebut Jembatan Kare, penghubung Kecamatan Kanor, Bojonegoro-Rengel, Tuban itu sebelumnya di resmikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pada Januari 2022 lalu.

Jembatan yang digadang-gadang sebagai pembuka kawasan juga pendongkrak ekonomi di wilayah utara itu juga menjadi salah satu lokasi yang asik untuk dijadikan tempat ngabuburit.

Di tempat ini, Anda akan dimanjakan dengan panorama pegunungan kapur yang dipadukan dengan lekukan Sungai Bengawan Solo. Selain pemandangannya yang indah, di kawasan Jembatan TBT ini, Anda juga akan menemui para penjual takjil untuk berbuka puasa.

3. Thamrin Park

Thamrin Park merupakan sebutan lain dari kawasan Jalan MH Thamrin Kota Bojonegoro. Lokasi bekas tanggul itu disulap menjadi sebuah taman yang rapi dan cantik.

Anda akan disuguhkan dengan suasana kota modern berpadu dengan nuansa di kota lama dengan hiasan gemerlap lampu. Selain itu, Anda dapat berburu beragam takjil, menikmati live music hingga berkeliling Kota Bojonegoro dengan mengendarai andong hias.

Kawasan tersebut, oleh masyarakat dijuluki dengan Maliogoro atau Malioboronya Bojonegoro.

4. Kartini Street Food

Kartini Street food adalah sebutan untuk kawasan disepanjang Jalan Kartini Kota Bojonegoro. Lokasinya persis di sisi utara atau depan taman lokomotif.

Seperti julukannya, di kawasan ini deretan lapak pedagang kaki lima berjajar rapi di bahu jalan. Beragam jenis minum dan makanan seperti makanan timur tengah seperti kebab, chinesse food, hingga korean lengkap di sini. Lokasi ini adalah tempat yang pas bagi anda yang tengah berburu takjil untuk berbuka puasa.

5. Wisata Air Grogoland

Wisata Sumber Air Grogoland yang berada di Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. Wisata ini berjarak sekitar 12 Kilometer dari pusat Kota Bojonegoro.

Baca juga:
Syiar Now: Menjadi Muttaqin Setelah Bulan Ramadhan Bersama Gus Syarif Hidayatulloh M. Pd.I, Sidoarjo

Di lokasi tersebut Anda disuguhkan suasana asri dan sejuk rimbun pepohonan serta suara gemercik aliran air sungai yang jernih karena bersumber langsung dari mata air. Lokasi ini cocok dijadikan tempat bersantai menanti waktu berbuka sambil bermain air.

6. Wisata Air Sidobandung (Babo)

Wisata Air Sidobandung atau yang akrab disebut Babo terletak di Desa Sidobandung, Kecamatan Balen. Kawasan yang awal mulanya adalah embung air ini kemudian disulap oleh pemdes setempat menjadi kawasan wisata.

Di sini terdapat berbagai permainan air seperti bebek air, sepeda air, memberi makan ikan hias hingga bermain motor ATV. Selain itu, juga terdapat banyak lokasi spot foto cantik yang instagramable.

7. Wisata Air Waduk Pedang

Waduk Pedang merupakan wisata baru yang dirintis oleh Pemdes Kepohkidul Kecamatan, Kecamatan Kedungadem.

Di lokasi ini menawarkan berbagai macam permainan air selain itu anda juga dapat melakukan aktivitas memancing untuk mengisi waktu berbuka.

8. Waduk Pacal

Waduk Pacal merupakan bendungan peninggalan Belanda yang dibangun pada Tahun 1933 dan menjadi salah satu tempat ikonik di Bojonegoro. Berlokasi di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, tempat ini dibangun untuk mencukupi kebutuhan irigasi pertanian di wilayah sekitar hingga saat ini.

Baca juga:
Antusias Warga Banyuwangi Rela Antri Panjang Demi Uang Baru

Panorama keindahan alam berlatar Gunung Pandan serta pepohonan rindang di kawasan ini membuat sejuk sehingga membuatnya tak sekedar tempat penampungan air. Selain panorama alam di sana Anda juga dapat membeli ikan segar hasil tangkapan warga sekitar.

9. Alun-alun Bojonegoro

Alun-alun merupakan salah satu tempat yang direkomendasikan untuk ngabuburit. Lokasinya yang strategis berada di pusat kota, di mana di sini Anda bisa bersantai di bawah pohon yang rindang sambil mengajak si kecil bermain di wahana permainan yang ada.

Selain itu, di sekitar alun-alun juga berbaris rapi deretan pedagang kaki lima yang menjual aneka takjil hingga makanan untuk berbuka. Kemudian, lokasinya juga dekat Masjid Agung Darussalam sehingga memudahkan anda untuk langsung menunaikan ibadah Salat Maghrib.

10. Kayangan Api

Kayangan Api atau yang biasa disebut api abadi merupakan wisata iconik di Bojonegoro. Wisata ini berlokasi di kawasan hutan jati Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, atau 15 kilometer dari pusat kota.

Konon, kayangan api merupakan tempat untuk menempa senjata atau keris pada masa Kerajaan Majapahit.

Pada saat memasuki pintu gerbang, nuansa sejuk rindang pepohonan hutan yang dipadukan dengan bangunan desain kuno seolah diajak melintasi waktu masuk di zaman kerajaan. Selain api abadi dilokasi ini juga terdapat sumur belerang yang dipercaya oleh masyarakat setempat dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit.

KAI Daop 8 Surabaya Tutup JPL 38 dan 39 Sidoarjo
Peristiwa

KAI Daop 8 Surabaya Tutup JPL 38 dan 39 Sidoarjo

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengatakan penutupan perlintasan ini merupakan langkah untuk mengamankan perjalanan kereta api, pengendara serta masyarakat sekitar.