jatimnow.com

Cegah Cacingan, Siswa SD di Banyuwangi Diajak Minum Obat Bersama

Editor : Arif Ardianto
Siswa SD di Banyuwangi saat hendak meminum obat cacingan/Foto: Hafiluddin Ahmad 🔍
Siswa SD di Banyuwangi saat hendak meminum obat cacingan/Foto: Hafiluddin Ahmad

jatimnow.com - Untuk menjaga kesehatan sejak usia anak-anak, Puskesmas Sempu memberikan obat cacing kepada 350 siswa SDN 1 Gendoh, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (16/8/2018).

Hal ini dilakukan untuk mencegah penyakit cacingan pada anak-anak, sebelum nantinya melaksanakan upacara 17 Agustusan.

Dokter Puskesmas Gendoh, Kecamatan Sempu, Efi Puji Yuniati mengatakan, biasanya puskesmas memberikan obat cacingan kepada sekolah dan diberikan ke siswa untuk diminum di rumah mereka.

Loading...

Namun, untuk bisa memastikan obat cacing tersebut diminum, maka pihak puskesmas meminta membuat acara minum secara bersama-sama.

"Jadi, kita bisa pastikan semua siswa minum obat untuk mencegah penyakit kecacingan," kata dokter Efi kepada wartawan.

Menurut Efi, penyakit kecacingan ini rentan terjadi pada usia anak-anak, karena di usia anak-anak itu belum terbiasa dengan pola hidup bersih.

Terlebih, untuk daya tahan tubuh mereka yang masih rendah dibanding orang dewasa. Makanya, minimal setiap 6 bulan sekali anak-anak di usia 12 bulan hingga 12 tahun diharuskan mengkonsumi obat cacing.

"Kalau orang dewasa kan lebih kebal dibandingkan anak-anak. Dan pemberian obat cacing setahun sekali ini program pemerintah dan kita menggandeng pihak sekolah untuk merealisasikannya," kata dia.

Efi menambahkan, penyakit kecacingan pada anak itu dapat menyebabkan anemia dan kurang gizi. Hal ini juga dapat memicu lambannya tumbuh kembang anak.

Selain itu, pada acara ini juga para siswa diajari cara membersihkan tangan menggunakan sabun, menggosok punggung tangan hingga ujung-ujung jari. 

"Sepertinya sederhana hanya cuci tangan, tapi efeknya untuk kesehatan sangat besar untuk mencegah virus dan bakteri masuk ke dalam tubuh," pesannya.

Sementara itu, salah satu siswa kelas III SD Arya yang langsung meminum obat cacing itu terlihat mengalami kesulitan saat menelan pil putih berbentuk bulat itu.

Bahkan beberapa kali Arya menjulurkan lidahnya sebelum berhasil menelan obat cacing yang dipegangnya. Ia pun diberi arahan oleh para dokter yang datang saat itu, sehingga dia pun berhasil meminum obat cacing itu.

“Rasa obatnya kayak bawang, tapi nggak pahit," celetuk Arya usai minum obat cacing diiringi tepuk tangan rekan-rekannya.

 

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Editor: Arif Ardianto

Loading...