Pixel Codejatimnow.com

Momen Hardiknas, Pemkab Lamongan Gelontor Beasiswa untuk Guru

Editor : Aris Setyoadji  Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Bupati Yes mengikuti rangkaian kegiatan Hardiknas di halaman kantor disdik setempat. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Bupati Yes mengikuti rangkaian kegiatan Hardiknas di halaman kantor disdik setempat. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Konsisten melakukan akselerasi dibidang pendidikan, Pemkab Lamongan kembali mengalokasikan bantuan. Kali ini berupa, beasiswa S-1 dan S-2 afirmasi untuk para guru.

Bertepatan dengan momen Hardiknas 2023, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (Yes) menjelaskan bahwa beasiswa tersebut sebagai wujud dukungan dan apresiasi kepada insan pendidik untuk terus meningkatkan kapasitas diri, sekaligus menjadi kekuatan moral dalam mengimplementasikan program perintis.

"Melalui Perintis pada 2022 kami telah memberikan beasiswa kepada 5.800 siswa dan 1.074 mahasiswa S-1, serta 1 orang hafidz Alquran untuk jenjang S-2 dan tahun ini, Saya umumkan bahwa kami telah mengalokasikan beasiswa S-1 dan S-2 afirmasi untuk guru. Saya berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik,” ucap Pak Yes, Selasa (2/5/2023).

Lebih jauh, Bupati Yes berharap dengan adanya beasiswa ini seluruh warga tak terkecuali warga kurang mampu mempunyai kesempatan yang sama untuk menuntut ilmu.

“Melalui program pendidikan berkualitas dan gratis bagi keluarga kurang sejahtera (perintis), Pemerintah Kabupaten Lamongan ingin memastikan tidak ada warga yang kurang sejahtera tidak bisa mengenyam pendidikan karena tidak memiliki biaya," ujarnya.

Baca juga:
Pak Yes Lantik Ulang 50 Pejabat Pemkab Lamongan Rekomendasi Kemendagri

Kepala Dinas Pendidikan Munif Syarif, penambahan beasiswa S-1 dan S-2 afirmasi guru ini tak lain dimaksudkan untuk membantu para pendidik dalam meningkatkan kapasitas diri sehingga kualitas guru di Lamongan semakin meningkat.

“Beasiswa ini diharapkan menjadi angin segar bagi para guru sekolah yang belum liner. Kami harap ini dapat dimanfaatkan dan bermanfaat untuk para pendidik kita,” terang Munif.

Baca juga:
Mutasi Jabatan ASN Pemkab Lamongan Terancam Langgar Aturan, Ini Tanggapan Sekda

Selain program beasiswa, Pemkab Lamongan juga terus melanjutkan peningkatan dukungan sarana dan prasarana pendidikan, termasuk perpustakaan juga ditingkatkan kenyamanan melalui pembangunan fisik serta mendorong untuk bertransformasi menjadi sekolah dan perpustakaan berbasis digital.

"Salah satunya dengan peluncuran buku sejarah dinas pendidikan hingga launching kurikulum PAUD berbasis kearifan lokal (Kulamba Kekal)," pungkasnya.