Pixel Code jatimnow.com

Gus Fawait Temui PMI di Selangor Malaysia, Ini Curhatan Pahlawan Devisa

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Ni'am Kurniawan
Gus Fawait saat kunjungi PMI di Malaysia. (Foto: Fawait for jatimnow.com)
Gus Fawait saat kunjungi PMI di Malaysia. (Foto: Fawait for jatimnow.com)

jatimnow.com - Politisi Gerindra Muhammad Fawait mengunjungi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang ada di Selangor, Malaysia. Baginya, ini adalah langkah konkret dalam memperjuangkan nasib PMI yang ada di luar negeri.

"Dalam P-APBD 2023 dan APBD 2024, kami akan memperjuangkan agar ada perhatian khusus yang diberikan bagi calon PMI dan bagi PMI di sana, termasuk keluarga yang ada di kampung halamannya untuk mendapatkan perhatian Pemprov Jatim," kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim yang akrab disapa Gus Fawait ini, Rabu (14/6/2024).

Selama di Malaysia, Gus Fawait belanja masalah atas keluhan yang dirasakan para pahlawan devisa. Mereka ini banyak berasal dari pedesaan.

"Itu selaras data dari BPS bahwa mayoritas orang miskin di Jatim itu rata-rata ada di desa. Maka, tidak heran kalau PMI itu juga mayoritas dari pedesaan," jelas Gus Fawait.

Oleh sebab itu, campur tangan Pemprov Jatim sangat diperlukan guna mengentas kemiskinan di pedesaan.

"Sebagai pahlawan devisa kita, tentu nasib dari PMI ini, baik sebelum berangkat hingga sudah berangkat dan kembali, tentu harus mendapatkan perhatian dari pemerintah khususnya, Pemprov Jatim," harap Presiden Laskar Sholawat Nusantara (LSN) ini.

Namu demikian ia mengakui, kemiskinan di Jatim tidak hanya bisa dipecahkan oleh Pemprov Jatim meski PMI ini sebagai penyumbang devisa ke negara. Melainkan juga adanya keterlibatan dari berbagai sektor terkait termasuk pemerintah yang ada di desa hingga pesantren.

Baca juga:
Terima Surat Tugas PPP Maju Pilkada Jember, Gus Fawait segera Tentukan Wakil

"Maka, saya sebagai Ketua Fraksi Gerindra tentu yang pertama saya berterima kasih kepada kawan-kawan PMI karena mereka pahlawan negara. Kemudian, saya sebagai bagian Pemprov Jatim akan mendesak lewat Fraksi Gerindra sesuai arahan Ketum kami (Prabowo Subianto) bahwa kami harus hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan solusi ketika masyarakat menghadapi masalah," papar Gus Fawait.

Ia berharap Pemprov Jatim bisa memberikan perhatian lebih lewat Dinas Tenaga Kerja. Salah satunya melalui pelatihan hingga masuk ke desa. Sehingga ketika ada orang pedesaan ingin menjadi PMI perlu dilatih dahulu dengan keterampilan agar mereka tidak hanya menjadi pekerja kasar di luar negeri.

Selanjutnya, perlu ada pendataan saat para PMI ini pulang ke kampung halamannya. Sebab, di saat itulah Pemprov Jatim bisa memberikan pelatihan dan keterampilan.

"Kita tahu hubungan Gubernur sangat dekat dengan dunia pesantren. Jadi, mungkin juga pesantren ini juga dilibatkan. Pesantren ini bisa digandengkan dengan dinas terkait. Pesantren juga menjadi garda terdepan membantu pemprov Jatim untuk memberikan pelatihan bagi calon PMI," tuturnya.

Baca juga:
Menakar Potensi Rival Gus Fawait di Pilkada Jember, Lawan Kotak Kosong?

PMI juga curhat kepada Gus Fawait adalah kondisi keluarga dirumah. Pasalnya, PMI yang belum bisa mendapatkan penghasilan, akan menjadi beban keluarga yang ditinggalkan.

"Sudah seharusnya kita bisa membantu keluarga mereka, anak mereka terutama terkait masalah pendidikan. Jangan sampai keluarga dari PMI ini karena masih menunggu kiriman yang belum ada, nasib keluarganya menambah beban lagi," katanya.

"Nah, di sinilah peran pesantren bisa membantu anak-anak PMI ini dengan support yang lebih dari Pemprov Jatim," imbuhnya.