Pixel Code jatimnow.com

Pedro Paulo dan Flavio Gagal Cetak Gol, Penyakit Lama Persik Kediri Belum Sembuh

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Yanuar Dedy
Pelatih Persik Kediri Marcelo Rospide (tengah) dalam sesi prescon usai laga. (Foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Pelatih Persik Kediri Marcelo Rospide (tengah) dalam sesi prescon usai laga. (Foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Persik Kediri kembali menelan kekalahan dalam laga uji coba melawan Madura United di Stadion Brawijaya, Sabtu (17/6/2023) sore.

Skuat Macan Putih tampil tidak terlalu baik di laga ini, termasuk striker baru mereka Pedro Paulo yang nyaris tanpa peluang.

Jebolan klub asal Vietnam Vittel FC, yang juga menyandang status top skor AFC Cup 2021/2022 itu masih jauh dari ekspektasi.

Di laga ini Pedro Paulo yang berduet dengan Flavio Silva bahkan tidak mampu menciptakan satu pun peluang berbahaya yang bisa mengancam gawang Madura United.

Termasuk Flavio Silva, yang lagi-lagi gagal dalam urusan mencetak gol. Striker asal Portugal itu tak mampu memanfaatkan dua peluang emas di muka gawang anak asuh Mauricio de Souza.

Secara umum Persik Kediri juga tampil tidak terlalu baik hari ini. Sejak babak pertama mereka terus digempur oleh pasukan Laskar Sappe Kerrab.

Baca juga:
Persik Kediri Gelar TC di Boyolali, Fokus 2 Hal Ini

Meski sempat keluar menyerang di awal babak kedua, mereka akhirnya kecolongan lewat gol yang diciptakan Bayu Gatra di menit 74. Hasil akhir 0-1 untuk Madura United.

Pelatih Persik Kediri Marcelo Rospide mengaku kecewa dengan hasil ini. Karena ketika Macan Putih bisa menguasai laga di babak kedua, mereka justru lengah hingga akhirnya kebobolan lewat serangan balik cepat anak-anak Madura.

“Saya merasakan dua perasaan yang berbeda, ada good mood dan bad mood. Pertama good moodnya bahwa di pertandingan kita menguasai. Namun di babak kedua kita sedikit lengah di situ dimana kita akhirnya kebobolan melalui counter attack pemain Madura, itu membuat bad mood,” kata Marcelo Rospide.

Baca juga:
Tak Ingin Ulang Kesalahan Musim Lalu, Persik Kediri Tambah Bek Tengah

Selain kelengahan, Marcelo juga melihat adanya masalah penyelesaian akhir. Ini mengingatkan penyakit lama Persik Kediri yang ternyata belum sembuh.

“Kita lihat dari sisi pertandingan dulu bahwa ini merupakan pre season tapi kita tetap harus meningkatkan kapabilitas kita terutama terkait finishing dan lainnya,” tandas Marcelo.