Pixel Code jatimnow.com

8 Kecamatan di Pacitan Terdampak Gempa Bantul, Puluhan Rumah Rusak

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Ahmad Fauzani
Kepala Pelaksana BPBD Pacitan, Erwin Andriatmoko saat di RSUD dr Darsono sesaat setelah gempa. (Foto: Erwin for jatimnow.com)
Kepala Pelaksana BPBD Pacitan, Erwin Andriatmoko saat di RSUD dr Darsono sesaat setelah gempa. (Foto: Erwin for jatimnow.com)

jatimnow.com - Gempa Magnitudo 6,4 yang terpusat di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terdampak hingga Kabupaten Pacitan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan, Erwin Andriatmoko mengatakan bahwa dampak gempa berdampak di 8 kecamatan di Pacitan.

Lokasi terdampak yakni di Kecamatan Arjosari, Kebonagung, Bandar, Tegalombo, Donorojo, Pringkuku, Ngadirojo dan Pacitan Kota.

“Ada kerusakan di Kabupaten Pacitan. Ada yang atap dan bangunan retak,” ujarnya melalui pesan singkat, Sabtu (1/7/2023).

“Yang paling banyak justru di Kecamatan Pacitan Kota. Ada 22 bangunan yang terdampak,” kata mantan camat Tegalombo ini.

Baca juga:
Ini Penjelasan BMKG soal Gempa di Perairan Tuban

Alumni IPDN ini menjelaskan, total ada 40 bangunan yang mengalami kerusakan. Baik itu bangunan rumah, fasilitas umum maupun kantor.

Untuk Kecamatan lain, BPBD Pacitan menerima aduan seperti di Kecamatan Donorojo sebanyak sembilan bangunan. Kemudian Kecamatan Arjosari empat bangunan, Kebonagung dua bangunan.

Kecamatan Bandar, Tegalombo, Pringkuku dan Ngadirojo masing-masing satu bangunan rumah warga rusak.

Baca juga:
Potensi Gempa Susulan, BMKG Tuban Imbau Warga Jauhi Bangunan Gedung

“Data kerusakan tersebut kemungkinan masih akan terus bertambah. Karena kami masih melakukan pendataan. Kalau korban jiwa laporannya belum ada,” pungkasnya.

Gempa Bantul, DIY, terjadi sekitar pukul 19.57 WIB. Pusat gempa berada di 86 kilometer barat daya Bantul, DIY. Gempa tersebut memiliki kedalaman 25 kilometer.

Cara Menjaga Kesehatan saat Musim Bediding
Gaya Hidup

Cara Menjaga Kesehatan saat Musim Bediding

Perubahan suhu yang ekstrem akibat bediding bisa memicu beberapa masalah kesehatan, mulai tubuh terasa menggigil, asma, alergi, migrain, hingga stres pada tubuh.