Pixel Code jatimnow.com

Pertamina Gelontorkan 1 Juta Tabung Elpiji 3 Kg di Jawa Timur, Gak Usah Panik!

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Haryo Agus
Gubernur Khofifah saat memantau stok elpiji 3 Kg. (Foto: dok. jatimnow.com)
Gubernur Khofifah saat memantau stok elpiji 3 Kg. (Foto: dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus menambah pasokan LPG 3 Kg (elpiji melon) di seluruh wilayah Jawa Timur. Total elpiji yang ditambah sejumlah 1.023.511 tabung selama 25-31 Juli 2023.

Menurut Area Manajer Communication Relation dan CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi penambahan pasokan elpiji 3 Kg untuk mengamankan stok di 31.462 pangkalan resmi pertamina.

Penambahan itu juga guna mengantisipasi panic buying akibat isu kelangkaan stok elpiji 3 Kg yang beredar di masyarakat.

"Tambahan pasokan ini diharapkan memberikan rasa tenang masyarakat dan meredakan isu elpiji di beberapa kota/kabupaten di Jawa Timur,” ujar Ahad, Jumat (28/7/2023).

Ahad mengatakan bahwa semua pangkalan yang ada di kabupaten/kota di Jawa Timur mendapatkan tambahan stok. Namun jumlahnya berbeda di setiap wilayah.

Tambahan pasokan ini, karena warga sudah banyak yang membeli langsung ke pangkalan. Sehingga menurut Ahad perlu dilakukan penambahan stok.

Baca juga:
Jatim Urutan Ketiga Penghasil Migas Tertinggi Nasional

"Seluruh kota/jabupaten se-Jawa Timur mendapatkan tambahan pasokan elpiji, namun jumlahnya berbeda-beda sesuai dengan peningkatan permintaan di wilayah masing-masing,” tambah Ahad.

Warga yang ingin membeli langsung ke pangkalan, wajib menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dalam KTP yang akan diinput kedalam website subsiditepat.mypertamina.id/LPG yang terkoneksi kedalam data base milik Kementerian Sosial.

Apabila pemilik KTP tercantum maka akan langsung dilayani pembelian elpiji 3 Kg dan tidak perlu membawa KTP untuk transaksi selanjutnya, apabila hafal NIK-nya.

Namun apabila NIK tidak terdata, maka akan diminta data tambahan dan selama fase sosialisasi dan pendataan masih akan terus dilayani. Namun setiap pembelian harus membawa KTP untuk dilakukan pencatatan oleh pangkalan dan verifikasi/pemutakhiran data oleh Kemenko PMK atau instansi di bawahnya.

Baca juga:
Pertamina Janjikan Kompensasi ke Warga Terdampak Kebocoran Tangki BBM di Tuban

"Saat ini berdasarkan aturan terbaru, elpiji 3 Kg subsidi hanya boleh dikonsumsi oleh rumah tangga prasejahtera, UMKM, nelayan sasaran dan petani sasaran,” pungkasnya.

SPTP: Arus Peti Kemas Semester 1 Tahun 2024 Tumbuh 6 Persen
Ekonomi

SPTP: Arus Peti Kemas Semester 1 Tahun 2024 Tumbuh 6 Persen

"Peti kemas internasional tumbuh sekitar 5,76 persen jika dibandingkan dengan semester 1 tahun 2023 dan peti kemas domestik tumbuh sekitar 6 persen jika dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya,” jelas Widyaswendra.