Pixel Code jatimnow.com

Napak Tilas Makam Pendiri NU, Cara PKS Jatim Kenang Kemerdekaan RI ke-78

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Ni'am Kurniawan
PKS saat melakukan napak tilas makam pendiri NU. (Foto-foto: PKS Jatim for jatimnow.com)
PKS saat melakukan napak tilas makam pendiri NU. (Foto-foto: PKS Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - PKS Jatim melakukan ziarah ke makam Syaikhona Cholil dan KH Hasyim Asyari, serta KH Wahab Hasbullah.

Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan mengatakan, kegiatan kali ini merupakan bagian dari memperingati bulan kemerdekaan RI ke-78.

Kegiatan tersebut juga diikuti oleh seluruh kader PKS Jatim, mulai dari anggota legislatif hingga calon legislatif (caleg).

Kegiatan kali ini bertujuan untuk meneladani perjuangan para ulama merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Baca juga:
PKS jadi Tambahan Koalisi Gemuk Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024

Menurutnya, KH Hasyim Asyari punya peranan penting dalam kemerdekaan Indonesia saat itu. Resolusi jihad yang dikeluarkan menjadi pengobar semangat para santri dan pejuang kala itu.

"Sebagaimana yang telah kita ketahui, KH Hasyim Asyari dengan resolusi jihadnya membakar semangat para pejuang Indonesia termasuk Bung Tomo. Mudah-mudahan kita bisa mewarisi semangat para ulama dan pejuang itu," kata Irwan, Rabu (9/8/2023).

Baca juga:
Kata Warsubi usai Terima Rekom PKS Maju di Pilbup Jombang 2024

Napak tilas PKS Jatim tersebut juga nampak mendapat antusias dari para kiai dan habaib di Jatim. Nampak mengiringi KH Sholahul Aam Wahib Wahab atau yang akrab dipanggil Gus Aam, KH Ghozi Wahib Wahab, KH Malik, KH Zaenuddin Husni, KH Yahya Romli, KH Makmun, KH Munif, KH Hafidz, KH Dimyati, KH Mas Mansyur, KH Basiruddin dan Habib Taufik Al Jufri.

"Istimewa, ini pertama kali kami ziarah ditemani para kiai dan habaib, insyaallah membawa keberkahan," tandas Irwan.

SPTP: Arus Peti Kemas Semester 1 Tahun 2024 Tumbuh 6 Persen
Ekonomi

SPTP: Arus Peti Kemas Semester 1 Tahun 2024 Tumbuh 6 Persen

"Peti kemas internasional tumbuh sekitar 5,76 persen jika dibandingkan dengan semester 1 tahun 2023 dan peti kemas domestik tumbuh sekitar 6 persen jika dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya,” jelas Widyaswendra.