Pixel Code jatimnow.com

Graha Wismilak Surabaya Resmi Disita Polda Jatim

Editor : Endang Pergiwati   Reporter : Haryo Agus
gedung Graha Wismilak di Jalan Raya Darmo, yang telah disita polisi.
gedung Graha Wismilak di Jalan Raya Darmo, yang telah disita polisi.

jatimnow.com - Anggota kepolisian dari Polda Jatim menyita gedung Graha Wismilak di Jalan Raya Darmo, Senin (14/08/2023). Gedung tersebut dulunya merupakan Mako Polres Surabaya Selatan, sekarang dikuasai oleh Wismilak.

Penyitaan itu dilakukan karena adanya dugaan pemalsuan akta otentik usai dilakukan penggeledahan oleh Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Jatim dari jam 09.00 hingga 17.00 WIB.

"Jadi ada pemalsuan akta otentik penguasaan tanah dan bangunan, ini dulunya bekas kantor polisi istimewa dan kini menjadi gedung Wismilak," Kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto

Penyidikan dilakukan terhadap tiga perusahaan, yakni perusahaan Gelora Jaya, Bumi Inti Makmur, PT Wismilak Inti Makmur.

Petugas yang melakukan penggeledahan dan penyitaan memasang police line di seluruh pagar Graha Wismilak serta memasang plang atau banner penyitaan di beberapa titik.

Baca juga:
Polda Jatim Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem saat Libur Nataru

Dirmanto menjelaskan, penyitaan itu berdasarkan ijin dari pengadilan Nomor 62/PenPid.Sus-TPK-SITA/2023/PN SBY.

"Informasi yang kami terima dari penyidik langsung disita di situ. Sudah ada bukti izin penyitaan dari pengadilan," jelasnya.

Baca juga:
Polda Jatim Ungkap Peredaran 72 Ton Bawang Bombay Ilegal Mengandung OPTK

Dalam kasus tersebut, Dirmanto menuturkan penyidik masih mendalami siapa saja orang-orang yang terlibat.

"Sementara ini masih didalami semuanya siapa yang terlibat, bagaimana proses pelibatan orang-orang tersebut, itu nanti akan kita konfirmasikan lebih lanjut," tandasnya.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam