Pixel Code jatimnow.com

Festival Literasi Digital Ponorogo, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Ahmad Fauzani

jatimnow.com -  Festival Literasi Digital diramalkan bakal spektakuler. Acara ini menarik perhatian ribuan massa karena dua band ternama, Naff dan D'Masiv, akan tampil sebagai bintang tamu, Minggu (3/9/2023) malam

Kepolisian Ponorogo telah melakukan persiapan yang matang dengan menyiapkan ratusan personel untuk menjaga keamanan acara tersebut.

Selain itu, mereka juga mengimplementasikan rekayasa lalu lintas untuk mengatur alur kendaraan di sekitar acara, mengingat perkiraan kedatangan puluhan ribu orang.

Menurut Kabagops Polres Ponorogo, Kompol Dhanang Priasmoko, jalur-jalur tertentu akan ditutup.

“Yang ditutup mulai perempatan Tambakbayan dan pertigaan Jenes. Kendaraan akan diarahkan ke arah timur atau barat,” ujarnya, Minggu sore.

Baca juga:
Ribuan Warga Ponorogo Tumplek Blek Hadiri Festival Literasi Digital

Sementara arah selatan menuju alun-alun Ponorogo akan ditutup. Warga yang ingin menghadiri festival ini dapat parkir di sekitar pertigaan tersebut. 

“Rekayasa lalu lintas ini akan berlangsung mulai pukul 19.30 WIB, tetapi tetap bersifat fleksibel sesuai dengan situasi,” katanya.

Baca juga:
3 Rumah Terbakar, Pembunuh Nenek Ditangkap, Diamankan 350 Personel

Jika masih memungkinkan, beberapa jalur bisa dibuka kembali. Namun, kendaraan besar tetap harus mematuhi pengalihan lalu lintas.

“Saya harap tetap menjaga kondusifitas. Warga jangan membawa bendera identitas apapu. Jangan pula membawa sajam (senjata tajam), miras (minuman keras),” pungkasnya.

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com
Pojok Jimerto

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com

Selama delapan tahun, kami juga menjadi lentera di tengah kabut informasi, menuntun pembaca pada logika berfikir dan jalan kebenaran, meski kadang harus menembus riuhnya suara-suara yang bersaing.

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com
Peristiwa

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com

"Tantangan jatimnow hari ini adalah bagaimana berperang melawan informasi yang tak bisa di pertanggungjawabkan asal-usulnya. Tugas jatimnow disitu," tegas Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya Budi Leksono.