Pixel Codejatimnow.com

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Kasus Tandon Air Dicampur Pestisida

 Reporter : CF Glorian
Warga menunjukka air yang sudah bercampur pestisida.
Warga menunjukka air yang sudah bercampur pestisida.

jatimnow.com - Polisi mulai mengantongi identitas terduga pelaku percobaan pembunuhan dengan cara memasukkan cairan pestisida ke air tandon.

Pelaku tersebut, diduga juga yang melakukan teror SMS pembunuhan kepada Yulainti, anak dari keluarga juragan sapi ternak, warga Sukosewu, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

"Dari hasil penyelidikan, kejadian tersebut (tandon air dicampuri pestisida) diduga kuat terkait dengan adanya ancaman (SMS teror) terhadap korban yang terjadi beberapa hari sebelum kejadian," kata Kapolres Blitar AKBP Slamet Waluyo, Selasa (13/3/2018).

Penyidik kata Slamet, masih terus mengumpulkan bahan keterangan dari saksi maupun tetangga korban.

"Kuat dugaan kalau pelaku percobaan peracunan dengan pestisida, serta ancaman melalui SMS, dilakukan satu orang," ujarnya.

Kapolres mengatakan, sampai saat ini penyidik masih terus mendalami kasus tersebut.

Baca juga:
Samsudin jadi Tersangka Konten Tukar Pasangan, Ini Imbauan FKUB Blitar

"Kita masih terus mengembangkan kasus ini," jelasnya.

Sebelumnya, keluarga juragan sapi Sunarto yang berlokasi di Dusun Sukoreno, Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, nyaris menjadi korban keracunan, setelah tandon air dengan kapasitas 250 liter dicampuri pestisida.

Untungnya, kejadian itu diketahui pertama kali oleh Sumiati, istri Sunarto, saat akan mengambil air wudhu sebelum salat subuh, Jumat (9/3/2018).

Baca juga:
Polisi Sebut Ada Upaya Melarikan Diri, Begini Kata Samsudin

Sehari sebelumnya, Yulianti yang tinggal bersama orang tuanya, Sunarto dan Sumiati, juga mendapatkan teror SMS dari seorang pria yang pernah bekerja membantu Sunarto mencari rumput untuk pakan ternak sapi.

Reporter: CF Glorian
Editor: Jajeli Rois