Pixel Code jatimnow.com

Heboh Kader Deklarasi untuk Prabowo-Gibran, Ini Jawaban PDIP Kabupaten Kediri

Editor : Endang Pergiwati   Reporter : Yanuar Dedy
Ketua DPC PDIP Murdi Hantoro. (Foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Ketua DPC PDIP Murdi Hantoro. (Foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri memberikan jawaban atas heboh kabar dukungan kader mereka untuk pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Sebelumnya beredar kabar deklarasi dukungan terhadap pasangan Prabowo-Gibran oleh kader dan simpatisan PDI Perjuangan kawasan Mataraman di Desa Butuh, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri. Dalam kabar tersebut, mereka meyakini bahwa Prabowo-Gibran layak dan memiliki kompetensi untuk memimpin.

Ketua DPC PDIP Murdi Hantoro menjamin itu bukan kader mereka. Menurutnya, PDI Perjuangan tegak lurus terhadap pasangan Ganjar-Mahfud MD. Sejauh ini dia sudah berbicara dengan pengurus di tingkat ranting. Selain bukan kader, mereka yang terlihat dalam video yang beredar itu dipastikan bukan masyarakat sekitar.

"Saya jamin 100 persen kader PDI Perjuangan tegak lurus dan saya jamin 100 persen itu bukan kader PDI Perjuangan," tegas Murdi Hantoro, Rabu (6/12/2023).

Baca juga:
Indah Kurnia Ajak Warga Sidoarjo Dukung Pembangunan Berwawasan Lingkungan

"Kalau mengatasnamakan kader kan ada kriteriannya, tentu punya KTA dan sebagainya, kalau pakai kaos aja sudah dianggap kader percetakan itu bisa sewaktu-waktu," tambah Murdi.

Bagi PDI Perjuangan, lanjut Murdi, ini hanyalah intrik politik murahan. Mereka pun tidak mengambil sikap berlebihan atas kejadian ini termasuk melaporkannya ke polisi.

Baca juga:
PDIP Lamongan Siapkan Dirham Akbar Aksara di Bursa Pilbup 2029

"Kita tidak bersikap sebetulnya, itu intrik politik murahan. Kita tidak mau ikut irama mereka, kita punya irama sendiri. Saya kira nggak perlu (lapor polisi), kita buang-buang energi, itu kan politik murahan," tandas Murdi Hantoro.

Hari ini, DPC PDI Perjuangan juga mengumpulkan caleg dan simpatisan. Selain memberikan pembekalan, mereka juga kembali memperkuat soliditas untuk mendukung pasangan Ganjar-Mahfud MD.

SD Negeri di Tulungagung Ini Hanya Dapat Satu Murid Baru
Wiyata

SD Negeri di Tulungagung Ini Hanya Dapat Satu Murid Baru

Minimnya minat masyarakat menyekolahkan anak di SDN 2 Sembon Tulungagung dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya kondisi fisik sekolah yang dinilai kurang menarik dibanding sekolah lain di sekitarnya.