Pixel Codejatimnow.com

Penyebab Tewasnya ASN di Ponorogo Masih Misterius

Editor : Endang Pergiwati  Reporter : Ahmad Fauzani
Mayat ASN berinisial DWH dibawa ke RSUD dr Harjono untuk pemeriksaan lebih lanjut. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Mayat ASN berinisial DWH dibawa ke RSUD dr Harjono untuk pemeriksaan lebih lanjut. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pihak kepolisian belum berani menyimpulkan penyebab meninggalnya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berinisial DWH yang ditemukan membusuk di rumahnya. Polisi pun membawa jenazah DWH ke rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Harjono Ponorogo.

Dikatakan Kapolsek Ponorogo Kota, Iptu Muhammad Mustofa Sahid, jenazah yang ditemukan di dalam rumah berinisial DWH ini langsung dibawa ke RSUD dr Harjono Ponorogo

"Untuk pemeriksaan lebih lanjut kita bawa ke rumah sakit,” ujar Iptu Muhammad Mustofa Sahid, Jumat (22/12/2023).

Dia menjelaskan bahwa membawa ke RSUD dr Harjono untuk mendapatkan keterangan dari tim medis apa penyebab kematiannya. Pun dia belum bisa mengira kapan meninggalnya DWH.

“Kami belum bisa memastikan kami bawa ke rumah sakit,” sebut Iptu Sahid, sapaan akrab Iptu Muhammad Mustofa Sahid.

Baca juga:
Bukan Caleg Depresi di Ponorogo Yang Datangi Dokter Jiwa, Tapi Malah Ini..

Dia mengaku bahwa yang melaporkan pertama adalah warga sekitar, setelah warga mencium bau yang tidak sedap dari dalam rumah DWH.

“Makanya kami langsung ke TKP. Selama tiga hari memang anaknya di sini juga. Tadi siang menghubungi gurunya mengabarkan ibunya meninggal dunia,” pungkasnya.

Baca juga:
ASN Bertahap Dipindah ke IKN Nusantara Mulai Juli 2024, Sudah Siap Mental?

Sebelumnya, DWH ditemukan tewas membusuk di rumahnya yang beralamat Perumahan Pasadena, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jumat (22/12/2023).

Pantauan jatimnow.com, anggota Polsek Ponorogo kota dan Polres Ponorogo langsung melakukan evakuasi jenazah dan olah TKP. Saat ditemukan, DWH dalam keadaan terlentang, menggunakan baju berwarna merah.

KPK Jebloskan Kepala BPPD Sidoarjo ke Tahanan
Peristiwa

KPK Jebloskan Kepala BPPD Sidoarjo ke Tahanan

"KPK menetapkan dan mengumukan satu orang pihak yang dapat diminta pertanggungjawaban secara hukum dengan status tersangka AS, Kepala BPPD Sidoarjo," kata Ali .