Pixel Codejatimnow.com

Motif Pembunuhan Kakek di Ponorogo, Pelaku Bela Ibunya

Editor : Zaki Zubaidi  Reporter : Ahmad Fauzani
Polisi saat memberi keterangan terkait tersangka Prasetyo yang menyerahkan diri. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Polisi saat memberi keterangan terkait tersangka Prasetyo yang menyerahkan diri. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Motif Prasetyo (25) tega membunuh Suyoto (52) terungkap. Prasetyo yang merupakan tetangga sekaligus saudara dari Suyoto tega membunuh lantaran sakit hati. Prasetyo tidak terima dengan perlakuan korban selama ini terhadap ibunya.

"Saya murni membela ibu saya perihal sengketa tanah," ujar tersangka Prasetyo di hadapan penyidik Polres Ponorogo, Selasa (2/1/2024).

Kapolres Ponorogo, AKBP Anton Prasetyo menerangkan bahwa berawal sakit hati masalah sengketa batas patok tanah yang dimiliki korban dan pelaku.

"Dari keterangan tersangka, korban sering menyakiti hati ibunya pelaku akibat dari masalah tanah tersebut," kata mantan Kapolres Madiun ini.

Korban juga sering mengancam keluarga pelaku. Dari data yang ada, tersangka merupakan perantau. Sebelumnya menjadi TKI di Malaysia lalu kerja di Pulau Kalimantan.

"Pulangnya juga baru kok, tanggal 28 Desember karena mau menghadiri hajatan," tegas lulusan Akpol 2003 ini.

Baca juga:
1100 Voucher Makan dan Nge-Gym Tersedia untuk Pemilih Generasi Z di Ponorogo

Dia mengaku, malam tahun baru tersamgka dan teman-temannya merayakan tahun baru minum miras di halaman rumah tersangka. Selanjutnya setelah mabuk pulang ke rumah.

“Namun, saat di rumah, tersangka teringat perilaku korban kepada ibunya. Emosi tersangka tersulut dan mendatangi rumah korban, yang kebetulan berada di samping rumah,” terangnya.

Hingga terjadilah pembunuhan tersebut.

Baca juga:
684 Personel Polres Ponorogo Amankan 2.893 TPS, Ini Skemanya

“Motif sementara yang bisa diungkap tentang sakit hati itu. Masih kami dalami jika ada motif lainnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Prasetyo tersangka pembunuhan Suyoto (52) di Desa/Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo menyerahkan diri. Prasetyo merupakan saudara dari korban. Sebelum kejadian berdarah, korban dan pelaku sempat cekcok di depan rumah korban.Sebelum kejadian berdarah, pelaku miras (minuman keras).