Pixel Codejatimnow.com

Nasib Eri Cahyadi di Pilwali Surabaya 2024, PDIP: Dipikirkan Setelah Pemilu

Editor : Zaki Zubaidi  Reporter : Ni'am Kurniawan
Ketua DPC PDI Perjuangan Adi Sutarwijono. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Ketua DPC PDI Perjuangan Adi Sutarwijono. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Adi Sutarwijono saat ini belum memikirkan rencana memberi rekomendasi Eri Cahyadi di Pemilihan Walikota (Pilwali) Surabaya.

Namun di sisi lain, Eri Cahyadi sudah mengantongi rekom tersirat dari Golkar Surabaya. Akankah hal ini membuat PDI Perjuangan cemburu?

"Itu hak Golkar. Tapi yang pasti PDI Perjuangan hanya fokus menang di 14 Februari," kata Adi, sata ditemui usai Rapat Paripurna di Kantor DPRD Surabaya, Rabu (7/2/2024) lalu.

Adi menambahkan, Pilwali Surabaya masih lama. Ia belum memikirkan strategi kemenangan untuk Kepala Daerah.

Namun saat ditanya, Adi memberi sinyal jika Pilwali Surabaya nanti ada banyak cadangan kader yang berkompeten. Hal itu tersirat dari beberapa ungkapan Adi yang masih bimbang untuk mengusung Eri kembali.

Baca juga:
Inflasi Surabaya pada Januari 2024 Terendah Selama 5 Tahun Terakhir

"Engko mari Pemilu (nanti habis Pemilu) iya nanti dipikirkan. Nanti dipikirkan setelah Pemilu, dipikirkan lho ya. Baru dipikirkan," imbuh Ketua DPRD Surabaya itu.

Kata Adi, pihaknya saat ini hanya fokus soal kemenangan PDI Perjuangan di Surabaya dan keutuhan suara Ganjar-Mahfud MD.

Baca juga:
Ganjar-Mahfud Cuma Dapat 24 Suara di TPS Eri Cahyadi

Pihaknya telah merekrut puluhan ribu saksi yang nantinya bersiaga di setiap TPS di seluruh Kota Pahlawan.

"Jangan sampai nanti ada kemudian, ada suara-suara siluman yang kemudian itu tidak fair dengan pesta demokrasi yang diatur dalam undang-undang," sambung dia.