Pixel Codejatimnow.com

Ketua Muslimat Serukan Semua Pihak Cegah Bullying

Editor : Zaki Zubaidi  Reporter : Ni'am Kurniawan
Khofifah Indar Parawansa. (Foto: TKD Jatim)
Khofifah Indar Parawansa. (Foto: TKD Jatim)

jatimnow.com - Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen untuk meningkatkan kepedulian dan bersama sama mencegah perundungan atau bullying.

hofifah merasa perlu untuk mengajak seluruh masyarakat Indonesia agar meningkatkan kepekaan dan kepedulian sosial untuk mencegah perundungan. Terutama perundungan pada anak.

"Di Indonesia aksi perundungan masih sering terjadi. Di sekolah, masih banyak ditemukan kasus bullying dan bahkan sampai berdampak fatal pada korban. Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama," tegasnya, dalam siaran pers, Jumat (23/2/2024).

Biasanya perundungan tidak hanya dilakukan oleh satu orang saja. Melainkan beberapa orang. Oleh sebab itu, kepekaan dan awareness tentang bullying harus diedukasi pada anak dan lingkungan secara masif.

Langkah awal dalam mencegah perundungan menurut Khofifah adalah anak-anak di sekolah, di lingkungan tempat tinggal, harus mengerti apa-apa yang masuk dalam kategori bullying. Baru setelah paham jenis-jenis perundungan, maka larangan dan kepekaan bisa mulai diajarkan.

Baca juga:
Khofifah Terima Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha, Eksklusif dari Presiden

"Misalnya jangan sampai melakukan perundungan. Dan jika melihat ada teman atau orang dekat yang dibully maka harus dilakukan pencegahan dan segera dilaporkan pada guru atau orang dewasa. Jangan sampai perundungan dibiarkan berlarut-larut. Karena akan merusak mental dan kesehatan anak," tegasnya

Begitupun bagi korban bullying. Ditegaskan Khofifah, anak-anak yang menerima bully sering kali tidak berani untuk speak up. Banyak kasus yang terjadi, korban bully diancam untuk tidak melapor dan seterusnya.

Menurut Khofifah rantai ini harus diputus. Dimana setiap anak yang menerima bully harus berani melapor. Minimal pada orang tua dan juga guru di sekolah. Hal ini sangat penting untuk mencegah hal-hal fatal yang tidak diinginkan.

Baca juga:
Pertemuan 3 Ketua Parpol Jatim Mencuat, Duet Khofifah-Fauzi Kian Berhembus

Sebab sebagaimana diketahui bahwa dampak kasus bullying yang pernah terjadi cukup fatal. Ada yang sampai membuat anak tidak mau sekolah, ada juga korban yang mengalami kekerasan fisik hingga mengalami kecacatan. Beberapa waktu lalu juga ada kasus bullying yang sampai menimbulkan korban meninggal dunia.

"Betapa bullying tidak bisa dianggap sepele. Bullying yang berat dan berakibat fatal pasti diawali dengan bullying skala kecil. Maka sejak awal bullying harus cepat dideteksi dan dicegah. Ini sangat penting demi menyelamatkan masa depan anak," tegas Khofifah.