Pixel Code jatimnow.com

Video Protes Dugaan Caleg Surabaya Berijazah SMP Beredar di Grup WA

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Ni'am Kurniawan
Beredar video ormas AMI saat meminta klarifikasi ke KPU soal dugaan adanya caleg berijazah SMP (Foto: tangkapan layar grup WhatsApp)
Beredar video ormas AMI saat meminta klarifikasi ke KPU soal dugaan adanya caleg berijazah SMP (Foto: tangkapan layar grup WhatsApp)

jatimnow.com - Video Aliansi Madura Indonesia (AMI) mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya beredar di grup-grup WhatsApp.

Kedatangan mereka untuk meminta klarifikasi adanya oknum calon legislatif (Caleg) yang hanya menggunakan ijazah SMP.

"Kami ke KPU untuk melakukan klarifikasi terkait dugaan oknum Caleg yang menggunakan ijazah SMP,” kata Ketum AMI, Baihaki Akbar, saat dikonfirmasi, Rabu (28/2/2024) malam.

Baihaiki menceritakan bahwa sejumlah orang mendatangi kantor AMI membawa bukti adanya salah satu oknum Caleg DPRD Surabaya berisinial A diduga menggunakan ijazah SMP.

Baca juga:
KPU Surabaya Tetapkan Kemenangan Eri Cahyadi-Armuji, Raih 81,38 Persen

"Setelah kami tanyakan, mengapa anda bisa tahu? karena dia juga tahu persis intinya mereka orang dalam bercerita. Dia bilang sekolahnya di SMP memang di Indonesia. Tapi, SMA nya itu di Singapura, S1, S2, di Singapura,” jelasnya.

Ia menyebut Caleg inisial A ini hanya menempuh pendidikan SMA hanya dengan kurun waktu satu tahun di Singapura. Namun, di negara Indonesia tidak ada pengakuan.

Baca juga:
Masa Tenang, APK Calon Kepala Daerah di Surabaya Mulai Dibredel

"Itu setara gak dengan selevel SMA. Di negara kita itu tidak ada. Pada saat pendaftaraan kemarin dia pun sempat dikembalikan berkasnya. Karena tidak ada penyeteraan terkait masalah SMA yang di Singapura,” jelasnya.