Pixel Codejatimnow.com

Keluarga Kru Kapal Tanker Terbalik di Jepang asal Bangkalan Minta Perusahaan Penuhi Hak

Editor : Yanuar D  Reporter : Fathor Rahman
Keluarga korban kapal Keoyoung Sun asal Bangkalan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Keluarga korban kapal Keoyoung Sun asal Bangkalan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Muhammad Munir Agung Suhartono (25), warga Jalan Pelabuhan, Kelurahan Pangeranan, Bangkalan turut menjadi korban tenggelamnya kapal tanker Keoyoung Sun asal Korea Selatan di perairan Shimonoseki, Jepang, pada Rabu (20/3/2024). Total 8 kru tewas dalam peristiwa itu.

Ayah korban, Muhammad Munir mengaku kecewa dengan kejadian kecelakaan tersebut. Sebab, kecelakaan diduga terjadi akibat cuaca buruk sehingga mengakibatkan kapal terbalik

"Seharusnya hal semacam ini bisa diantisipasi. Sekarang alat sudah canggih, mestinya bisa memprediksi cuaca sebelum berlayar," ujarnya, Jumat (22/3/2024).

Ia juga meminta pihak perusahaan bertanggung jawab atas kematian putera bungsunya itu. Apalagi, Agung meninggalkan seorang istri yang baru ia nikahi belum genap setahun.

Baca juga:
Polisi Dalami Motif Keponakan Habisi Nyawa Paman dalam Duel Maut di Bangkalan

"Perusahaan harus bertanggungjawab dan harus memenuhi kewajibannya. Apalagi anak saya punya istri," imbuhnya. 

Meski begitu, ia mengaku penanganan pihak perusahaan terhadap kecelakaan yang menimpa puteranya itu cukup bagus dan tanggap. 

Baca juga:
Duel Maut di Bangkalan, Keponakan Habisi Nyawa Paman

"Sejauh ini untuk penanganannya baik dan mereka bertanggungjawab menangani kecelakaan ini," pungkasnya.