Pixel Codejatimnow.com

Warga Sidoarjo Raup Omzet Rp20 Juta dari Usaha Kacang Mente di Bulan Ramadan

Editor : Endang Pergiwati  Reporter : Ahaddiini HM
Produk kacang mente milik Evi Ernawati, S.Pd di Perumahan Griya Taman Cipta Karya Desa Bohar Taman Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Produk kacang mente milik Evi Ernawati, S.Pd di Perumahan Griya Taman Cipta Karya Desa Bohar Taman Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bulan suci Ramadan menjadi momen penuh berkah bagi sejumlah pelaku usaha, termasuk bidang usaha kuliner. Seperti pelaku usaha kacang mente dari Desa Bohar, Taman, Sidoarjo yang raup omzet hingga Rp20 juta.

Pelaku usaha kacang mente bernama Evi Ernawati, S.Pd (40) melihat peluang bisnis ini di bulan Ramadan merupakan momen berbagi rezeki dengan para tetangga.

"Tujuannya, berbagi rezeki dengan ibu-ibu tetangga ikut membantu mengelola bisnis mente ini," ucap warga Perumahan Griya Taman Cipta Karya Desa Bohar Taman Sidoarjo kepada jatimnow.com, Senin (25/3/2024).

"Usaha jual kacang mente ini dimulai sejak tahun 2020, saat Covid. Waktu itu, mencoba menjual snack dan jajanan Hari Raya. Saat itu, masyarakat terbatas untuk keluar rumah karena dibatasi adanya aturan PPKM. Kacang mente jadi salah satu jajanan yang laris, alhamdulillah di setiap Ramadan sampai sekarang, (kacang mente ini) menjadi ikon jualan saya tiap tahun," ucapnya.

Ia melanjutkan, penjualan dilakukan melalui sosial media dan relasi reseller, ditambah 2 orang untuk bagian penggorengan dan pemilah kacang mente.

Usaha kuliner kacang mente warga Sidoarjo. (Foto:Ahaddiini HM/jatimnow.com)   Usaha kuliner kacang mente warga Sidoarjo. (Foto:Ahaddiini HM/jatimnow.com)

Evi mengaku, kacang mente mentah miliknya didatangkan langsung dari Pulau Garam,

"Didatangkan langsung dari Madura. Mente yang kami kulak atau beli masih dalam tahap pilah antara yang utuh besar, utuh kecil, patah dan belah, kita sendirikan dengan harga jual yang berbeda," imbuhnya.

Baca juga:
6 Resep Kudapan Berbahan Buah, Lezat dan Menyehatkan

Dari awal Ramadan hingga hari ini, Evi mengaku telah menghabiskan 150 kg kacang mente.

Soal teknik mengolah kacang mente yang enak dan lezat, tidak sekadar digoreng begitu saja, namun dibumbui dengan cara direndam dalam bumbu pilihan.

"Setelah kacang mente dipilah berdasarkan ukuran, kemudian dicuci bersih dengan air mengalir. Direndam sebentar dengan air hangat dengan dicampur bumbu rahasia yang kita punya. Kemudian ditiriskan lalu digoreng sampai berwarna gold cantik," terang Evi yang juga sebagai Kepala Sekolah SLB B Tuna Rungu Dharma Wanita Sidoarjo ini.

Peminat kacang mente produk milik Evi berasal dari wilayah Sidoarjo, Surabaya, Malang, Mojokerto, Pasuruan dan sekitarnya.

Baca juga:
3 Rekomendasi Kudapan Kekinian Pemanis Suasana Berlebaran, Berikut Resepnya

Kacang mente lezat buatan Evi dan para tetangganya dibandrol dengan harga Rp150 ribu untuk kacang mente yang matang, dan Rp140 ribu untuk kacang mente yang masih mentah.

Dari hasil jualan tersebut, ia mengaku memiliki omzet yang fantastis.

"Alhamdulillah, omzet sampai hari ini Rp20 juta, " ucapnya.

Evi berharap, usaha kacang mente di setiap Ramadan dapat tetap menjual mente kualitas terbaik dengan harga yang stabil. Selain itu, juga agar teman-temannya dapat ikut serta menjado reseller berkegiatan bersama di Ramadan bulan penuh berkah.