Syuting Film Siap Gan! di Surabaya, Rini: Saya Tidak Sempat ke Dolly

Editor: Erwin Yohanes / Reporter: Farizal Tito

Dari kanan: artis pemeran film Siap Gan! Qausar Harta Yudana, Rini Mentari, Yama Carlos, di photo booth jatimnow.com, Rabu (12/9/2018)

jatimnow.com — Siap Gan! Film bergenre drama komedi remaja yang berkonsep nasionalisme ini akan tayang perdana di bioskop seluruh Indonesia, Kamis (12/9/2018) besok.

Surabaya pun dipilih sebagai tempat untuk melaunching film dengan latar belakang Kota Pahlawan ini, tepatnya di CGV Cinemas BG Junction, Rabu (12/9/2018) sore, pukul 19.00.WIB.

Sebelum menyapa penggemarnya yang ada di Kota Surabaya dan sekitarnya.Tiga bintang utama film Siap Gan! Rini Mentari, Qausar Harta Yudana, Yama Carlos beserta dua Executive Producer Ramos Sihombing dan Producernya Wailan Rotinsulu, mengunjungi kantor redaksi jatimnow.com

Dalam visit media di Jalan Jimerto 17 A Surabaya itu, para bintang utama dan crew film berjudul "Siap Gan!" ini, berbincang santai di kantor media kekinian tersebut.

Dalam perbincangan hangat itu, para artis saling mengungkapkan keseruan saat menjalani syuting filmnya.

Apalagi lokasi syuting diambil dibeberapa lokasi menarik yang ada di Kota Surabaya, seperti di Hotel Majapahit dan Gedung Negara Grahadi.

Pemeran dan kru film Siap Gan! berfoto bersama dengan redaksi jatimnow.com

Salah satunya adalah Rini Mentari. Ia menceritakan perannya sebagai Nina. Awal mula melakoni adegan ini, menurutnya tidaklah mudah. Sebab, perannya sebagai sosok Nina, mengharuskannya terkesan sebagai gadis usia 16 tahun, tamatan SMP asal daerah pedalaman Jawa Timur yang pergi ke kota besar hendak mencari uang.

"Nah, niatannya mencari uang dengan mudah, Nina ini berinisiatif mengikuti temannya bernama Vivi untuk menjadi wanita penghibur. Namun, di hari pertama mangkal ia malah dikejar-kejar Satpol-PP dan akhirnya bersembunyi di asrama Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Dari sinilah akhirnya kehidupannya mulai tertata," terang Rini Mentari.

Di dalam asrama, tambahnya, Nina bertemu dengan seorang pria tua bernama Pak Sakiran, Veteran pelaku sejarah dan mantan anggota tentara pelajar.

Dengan diiringi hentakan musik dan lagu bersemangat “Merah Putihku” dari grup Band KOTAK, jiwa nasionalisme mulai tumbuh pada diri seorang Nina.

"Di dalam asrama Paskibra, begitu banyak pengalaman baru untuk Nina yang mengajarkannya untuk lebih menghargai hidupnya saat ini. Nina merasakan rasa dan semangat yang berbeda," jelas perempuan 24 tahun yang juga dikenal sebagai pelantun lagu “Cinta Harus Dijaga” ini.

Meski dalam adegan tersebut sempat menjadi wanita penghibur, wanita kelahiran Medan itu menyayangkan lokasi syuting itu tidak di Dolly. Sebab Dolly telah tutup oleh Pemerintah Kota Surabaya.

"Tapi sayangnya lokasi syuting tidak di Dolly, akhirnya saya tidak sempat ke Dolly. Padahal saya ingin tahu kan katanya di sana (Dolly,red) itu pernah jadi tempat prostitusi terbesar," kata Rini saat berbincang santai di kantor jatimnow.com.

Ia juga mengajak, seluruh pemuda di Jawa Timur agar menonton film "Siap Gan!". Pasalnya film besutan sutradara spesialisasi drama komedi Ody C. Harahap itu dipastikan penuh gelak tawa yang akan menginspirasi generasi muda Indonesia

"Film ini beda dengan yang lainnya. Karena ini cara menumbuhkan jiwa dan semangat nasionalisme pada remaja dengan cara yang kekinian," pungkasnya.


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter