Pixel Codejatimnow.com

Truk Rusak Parah usai Tabrak Bokong Tronton di Lamongan, Nasib Sopir?

Editor : Endang Pergiwati  Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Kerusakan truk angkutan kombi seusai tabrak tronton boks di Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Kerusakan truk angkutan kombi seusai tabrak tronton boks di Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Truk pengangkut kombi atau alat panen padi rusak parah di bagian depan, setelah menabrak tronton dari belakang.

Peristiwa ini terjadi di jalan nasional Lamongan - Gresik di Kecamatan Deket atau tepat di depan Kodim 0812 Lamongan, pada Kamis (18/4/2024) pukul 13.00 WIB.

Kejadian bermula saat tronton boks yang dikemudikan Dedi Mulyana bernopol B-9678-FXX melaju dari arah timur ke barat berhenti, karena rambu palang pintu kereta api di perlintasan sebidang tertutup.

Saat berhenti itu, sebuah truk angkutan kombi yang dikemudikan Moch Rudianto bernopol K-8097-TK terus melaju dan menabrak tepat bagian belakang tronton boks yang berhenti tersebut.

Kanit Gakkum Polres Lamongan, Ipda Hadi Siswanto mengungkapkan, kecelakaan ini disebabkan kelalaian atau kurangnya kewaspadaan dari pengemudi truk angkutan kombi.

Beruntung, sopir truk pengangkut kombi, Rudianto, selamat dalam kejadian ini dan hanya mengalami luka ringan.

Baca juga:
2 Remaja Pengendara Motor di Bojonegoro Tertabrak Truk

"Diduga kurang konsentrasi, akibatnya terjadi kecelakaan tabrak depan belakang," kata Ipda Hadi, Kamis (18/4/2024).

Hadi menjelaskan, kerugian material dialami dari kecelakaan ini. Kondisi truk rusak berat bagian depan ringsek, sementara tronton boks rusak pada bagian belakang sebelah kanan.

Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan kemudian diamankan oleh pihak kelopisian. Sementara 1 korban luka ringan sempat dibawa ke rumah sakit.

Baca juga:
Pemotor di Bojonegoro Tewas Tertimpa Truk Box yang Terguling

"Korban sopir hanya Luka pada laki dan lecet tangan," bebernya.

Lebih jauh, Hadi mengimbau agar pengguna jalan lebih meningkatkan kewaspadaan terjadap area rawat seperti perlintasan sebidang atau ruas jalan lurus bebas hambatan.

"Selama Operasi Ketupat Semeru angka kecelakaan minim. Semoga dengan kejadian ini, pengguna jalan dapat terus meningkatkan kewaspadaan dalam berkendara," tungkasnya.