Pixel Codejatimnow.com

DPRD Ingin Proyek Penanganan Banjir Surabaya Rampung Agustus 2024

Editor : Zaki Zubaidi  Reporter : Ni'am Kurniawan
Pemasangan Box Culvert di kawasan menuju wisata zona Eropa di Surabaya. (Foto: dok.jatimnow.com)
Pemasangan Box Culvert di kawasan menuju wisata zona Eropa di Surabaya. (Foto: dok.jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua Komisi C Baktiono menginginkan proyek penanganan banjir di Surabaya rampung pada bulan Agustus 2024.

Pernyataan ini ia tujukan pada dinas terkait, salah satunya Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM). Baktiono menyebut, anggaran DSDABM pada 2024 mencapai Rp1,76 triliun.

Angka yang besar untuk penanganan masalah musiman di Kota Pahlawan. Dari pantauan terakhir, kata Baktiono, serapan anggaran masih minim, baru Rp8,8 milir.

"Kalau ada kekurangan dan kemudian ada kelebihan target anggaran pendapatan, itu bisa menambahkan pengerjaan untuk penanggulangan banjir dan pembangunan jalan,” kata Baktiono, Selasa (23/4/2024).

Sementara Kepala DSDABM Kota Surabaya Syamsul Hariadi menyampaikan bahwa seluruh proyek penanganan banjir hingga pembangunan akses jalan sudah dilelang keseluruhan sejak awal 2024.

Baca juga:
Pembangunan RS Surabaya Timur, Bukti Pemerataan Kesehatan Kota Pahlawan

Setelah pemenang tender diumumkan, maka seluruh pengerjaan langsung berjalan.

"Saat ini, sudah 200 lebih paket pengerjaan. Maka, tinggal 20 paket pengerjaan,” ujar Syamsul Hariadi.

Baca juga:
DPRD Surabaya soal Festival Rujak Uleg: Cita Rasa yang Harus Dilestarikan

Skema lelang yang diterapkan, yakni tanpa uang muka. Namun, jika dibutuhkan, anggaran tersebut bisa dilakukan penghitungan.

"Tanpa uang muka ini juga kami lihat kondisinya. Kalau memang dibutuhkan, maka kami (akan) keluarkan uang muka. Untuk proyek yang besar, misalkan sampai di atas Rp 10 miliar juga akan kami pertimbangkan,” tandasnya.