Pixel Codejatimnow.com

Mengunjungi Rumah Kapten Suwanda di Sidoarjo, Korban Pesawat Jatuh BSD Tangsel

Editor : Endang Pergiwati  Reporter : Ahaddiini HM
Rumah Kapten Suwanda yang beralamat di RT 11 RW 07 Perumahan Pejaya, Keramatjegu, Taman, Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Rumah Kapten Suwanda yang beralamat di RT 11 RW 07 Perumahan Pejaya, Keramatjegu, Taman, Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pesawat jatuh di Kawasan Lapangan Sunburst Bumi Serpong Damai (BSD) Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten berasal dari Indonesia Flying Club dengan jenis Tecnam P2006T.

Dalam insiden ini, tiga orang dikabarkan meninggal dunia, salah satu korbannya adalah warga Sidoarjo, Kapten Suwanda yang beralamat di RT 11 RW 07 Perumahan Pejaya, Keramatjegu, Taman, Sidoarjo.

Diketahui rumah tersebut telah 4 tahun tidak ditinggali oleh korban dan keluarganya, juga belum ada tanda-tanda korban dimakamkan di alamat tempat tinggal korban.

"Kalau Pak Suwanda sudah lama tidak tinggal di sini, hanya istri dan anaknya terakhir sekitar 4 tahun sudah ditinggalkan rumahnya, korban sendiri tidak bertempat di rumah sekitar 9 tahun yang lalu," ujar Ketua RT 11 RW 07 Pejaya Keramatjegu Taman Sidoarjo, Soleh Fais saat dikonfirmasi jatimnow.com, Minggu malam (19/5/2024).

Baca juga:
4 Jenazah Korban Pesawat Super Tucano Dimakamkan, Dapat Kenaikan Pangkat

Soleh melanjutkan, data korban masih beralamat di Pejaya Taman Blok SS-22, Sidoarjo. Bahkan data dokumen di kartu keluarga (KK) korban masih belum ada laporan dari pihak terkait cabut berkas pindah alamat tempat tinggal.

Dikonfirmasi terkait kabar pemakaman korban, pihaknya mengaku masih belum ada pemberitahuan dari pihak terkait tentang pemakaman korban akan dimakamkan di alamat tempat tinggal korban atau di tempat pemakan lain.

Baca juga:
Pilot Pesawat Tempur Super Tucano yang Jatuh di Pasuruan Ditemukan Warga?

"Kami belum ada pemberitahuan dimakamkan di sini atau di tempat lain, yang jelas kalau di rumahnya sini sudah kosong sejak 4 tahun terakhir ini," tutup Soleh.