Pixel Codejatimnow.com

Kenaikan Harga Sapi Kurban di Lamongan Capai Rp2 Juta

Editor : Yanuar D  Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Suasana Pasar Hewan Tikung di Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Suasana Pasar Hewan Tikung di Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dua pekan menjelang Idul Adha 1445 Hijirah, harga sapi kurban di Lamongan mulai mengalami kenaikan.

Berdasarkan pantauan di pasar hewan Desa Bakalan Pule, Kecamatan Tikung, Lamongan, kenaikan harga sapi mulai Rp1-2 juta dari harga jual normal. Kini harga sapi seperti jenis limosin atau simental bisa mencapai Rp26 juta.

"Naik awal pekan kemarin, namun masih wajar karena masuk momen lebaran kurban," kata Kepala UPT Pasar Hewan Tikung, Isrofil, pada Senin (3/6/2024).

Seiring dengan meredanya penyakit mulut dan kuku (PMK), dikabarkan Isrofil bahwa jumlah transaksi juga mulai mengalami kenaikan dibanding tahun lalu.

Baca juga:
Polresta Sidoarjo Salurkan Hewan Kurban 21 Sapi dan 55 Kambing

"Sapi yang banyak diincar calon pembeli yakni jenis limosin dan simental dengan harga Rp21 juta sampai Rp26 Juta," bebernya

Sedangkan, pedagang sapi di Pasar Hewan Tikung, Wardoyo menyampaikan bahwa transaksi penjualan secara membuka lapak di pasar lebih efisien dari pada di kandang.

Baca juga:
7 Sapi dan 49 Kambing jadi Kurban Polres Tulungagung pada Idul Adha Tahun Ini

"Ya disini kan cepat, meski membutuhkan ongkos lebih untuk transport namun harga jualnya masih rasional dan laku cepat," ujarnya.

Sementara itu, pantauan saat ini untuk mencegah berkembangnya PMK dan LSD pihak UPT Pasar Hewan memberlakukan aturan ketat tentang hewan masuk. Salah satunya memperketat pemeriksaan dan menyemprotkan desinfektan rutin.